Lima Pimpinan Lembaga Kompak di Puncak Harkopnas, Prabowo Tekankan Koperasi

JAKARTA — Peringatan puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 di Jakarta berlangsung dengan kehadiran lima pimpinan lembaga pertahanan, keamanan, dan penegak hukum yang jarang terlihat bersama...

Jul 12, 2026 - 18:12
0 0
Lima Pimpinan Lembaga Kompak di Puncak Harkopnas, Prabowo Tekankan Koperasi

JAKARTA — Peringatan puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 di Jakarta berlangsung dengan kehadiran lima pimpinan lembaga pertahanan, keamanan, dan penegak hukum yang jarang terlihat bersama dalam satu forum. Kehadiran mereka bukan hanya simbolis, tetapi menegaskan komitmen negara menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar ketahanan ekonomi.

Kelima tokoh itu duduk sejajar di barisan depan, menyatu dengan ribuan pelaku koperasi dari seluruh Indonesia. Momen ini langsung menyedot perhatian publik karena menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat. Identitas mereka — mulai dari Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, hingga pimpinan lembaga intelijen dan kesekretariatan negara — belum pernah sekaligus hadir dalam peringatan Harkopnas sebelumnya.

Prabowo: Koperasi Bukan Ekonomi Kelas Dua

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menegaskan bahwa koperasi harus keluar dari stigma sebagai ekonomi rakyat kecil yang termarginalkan. "Koperasi adalah tulang punggung ekonomi nasional yang sesungguhnya. Bila koperasi kuat, ekonomi Indonesia tahan banting," ujarnya di hadapan peserta, Sabtu (12/7/2026).

Pernyataan itu diamini oleh para pimpinan lembaga yang hadir. Kehadiran mereka, menurut Prabowo, adalah bukti bahwa pertahanan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari pertahanan keamanan. "Kita ingin koperasi menjadi benteng ekonomi yang dijaga semua elemen bangsa, termasuk institusi negara yang selama ini identik dengan urusan strategis," lanjutnya.

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan, hingga pertengahan 2026 terdapat sekitar 127 ribu koperasi aktif dengan total aset mencapai Rp 210 triliun. Angka itu, meski masih jauh dari potensi ideal, menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Pemerintah menargetkan kontribusi koperasi terhadap PDB bisa menembus 5 persen dalam lima tahun ke depan, dari saat ini yang sekitar 3,8 persen.

Momentum Kebangkitan Koperasi Modern

Peringatan Harkopnas ke-79 ini mengambil tema "Transformasi Koperasi Menuju Indonesia Mandiri". Sejumlah inisiatif diluncurkan, termasuk digitalisasi koperasi dan pembentukan pusat logistik berbasis koperasi di 100 kabupaten. Langkah ini didukung penuh oleh TNI dan Polri melalui jejaring Babinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap desa.

"Kami siap menjadi penggerak di tingkat akar rumput. Koperasi adalah alat pertahanan rakyat secara ekonomi," kata Panglima TNI yang hadir mendampingi Presiden. Ia mencontohkan, ribuan koperasi prajurit dan PNS di lingkungan TNI telah berhasil menjadi penyangga logistik di saat darurat.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung menyatakan komitmennya dalam pendampingan hukum agar koperasi terhindar dari praktik rentenir dan penyimpangan dana. Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menegaskan pentingnya deteksi dini terhadap potensi guncangan ekonomi yang bisa merembet ke keamanan. Kehadiran mereka dalam satu panggung adalah sinyal kuat bahwa koperasi telah masuk dalam agenda keamanan nasional.

Saksi mata yang hadir, Suwarno, mengatakan momen kebersamaan para pemimpin lembaga itu memberikan energi baru bagi gerakan koperasi. "Biasanya yang datang hanya menteri. Sekarang orang-orang penting dari pertahanan dan hukum semua ada. Ini luar biasa," ujarnya.

Peringatan Harkopnas 2026 diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama bertajuk "Koperasi untuk Pertahanan Ekonomi Bangsa" yang dibubuhi tanda tangan kelima pimpinan lembaga tersebut, disaksikan langsung oleh Presiden. Publik kini menanti realisasi janji besar itu di lapangan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User