Lapas Narkotika Sungguminasa Gandeng Unhas Skrining Hepatitis B untuk Warga Binaan

Jul 06, 2026 - 01:53
0 0

Sungguminasa, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memberikan dukungan penuh terhadap penelitian mahasiswa Program Magister Biomedik Fakultas Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) yang melakukan pemeriksaan skrining Hepatitis B kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan berlangsung di Klinik Lapas Narkotika Sungguminasa pada Kamis (2/7).

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran jumlah WBP yang terinfeksi Hepatitis B serta mengidentifikasi berbagai faktor risiko yang berpotensi menyebabkan penularan di lingkungan pemasyarakatan, seperti penggunaan alat tidak steril atau kontak dengan darah terinfeksi. Pemeriksaan dilakukan secara gratis dan didampingi oleh dr. Linda, dosen Program S2 Biomedik Fakultas Pascasarjana Unhas.

Deteksi Dini Cegah Penularan di Dalam Lapas

Hepatitis B adalah penyakit infeksi hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Penularan dapat terjadi melalui darah yang terinfeksi, hubungan seksual tidak aman, maupun penggunaan alat yang terkontaminasi. Populasi di lembaga pemasyarakatan memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit menular tertentu karena faktor lingkungan dan perilaku, sehingga skrining berkala menjadi langkah penting. Deteksi dini memungkinkan warga binaan yang hasil pemeriksaannya reaktif segera memperoleh pemeriksaan lanjutan dan perawatan sesuai prosedur medis.

“Warga binaan merupakan kelompok yang memiliki kerentanan terhadap berbagai penyakit menular, termasuk Hepatitis B. Karena penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala, maka deteksi dini melalui pemeriksaan seperti ini menjadi sangat penting. Selain memberikan manfaat bagi penelitian ilmiah, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sehingga apabila ditemukan hasil yang reaktif dapat segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh warga binaan.”

Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh data prevalensi dan faktor risiko Hepatitis B pada WBP, yang nantinya dapat memperkuat upaya pencegahan, edukasi kesehatan, serta penanganan penyakit menular di dalam lapas. Sinergi antara institusi pemasyarakatan dan dunia akademik ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat binaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User