KPK Sita Uang Tunai Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu

BREAKING — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi baru saja merampungkan penggeledahan di kediaman pribadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu. Operasi senyap yang berlan...

Jul 27, 2026 - 21:41
0 0
KPK Sita Uang Tunai Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu

BREAKING — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi baru saja merampungkan penggeledahan di kediaman pribadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu. Operasi senyap yang berlangsung sejak pagi hari ini berujung pada penyitaan uang tunai senilai miliaran rupiah.

Juru bicara KPK mengonfirmasi bahwa tim mengamankan uang tunai sejumlah Rp4 miliar dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Uang tersebut ditemukan tersimpan di beberapa lokasi berbeda di dalam rumah dinas pejabat tersebut. Selain uang tunai, penyidik juga mengamankan dokumen-dokumen terkait proyek infrastruktur tahun anggaran 2024-2025.

Kronologi Penggeledahan

Operasi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB setelah penyidik mengantongi surat perintah penggeledahan dari Pengadilan Negeri. Tim beranggotakan 12 personel gabungan dari KPK dan aparat keamanan setempat langsung menyisir setiap ruangan. Proses berlangsung selama hampir delapan jam.

Saksi mata di sekitar lokasi melaporkan aktivitas tidak biasa sejak subuh. Beberapa kendaraan tak bertanda terparkir di sekitar kompleks perumahan elite tersebut. Petugas berseragam sipil terlihat keluar-masuk membawa koper dan dus kontainer.

Barang Bukti Kunci

  • Uang tunai Rp4 miliar dalam pecahan Rp100.000 dan Rp50.000
  • Sejumlah mata uang asing — diduga dollar AS dan dollar Singapura
  • Dokumen kontrak proyek jalan dan jembatan
  • Catatan keuangan pribadi dan buku tabungan
  • Perangkat elektronik termasuk laptop dan telepon seluler

Konteks Perkara

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. KPK disebut telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Proyek-proyek yang menjadi sorotan mencakup pembangunan jalan lingkungan dan revitalisasi drainase perkotaan dengan nilai total mencapai puluhan miliar rupiah.

Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu yang rumahnya digeledah saat ini masih berstatus saksi. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan posisinya dapat berubah sewaktu-waktu. Penyidik kini tengah mendalami aliran dana dan kaitannya dengan sejumlah kontraktor pelaksana.

Tindakan Selanjutnya

Tim KPK akan melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap barang bukti yang disita. Pemeriksaan forensik digital terhadap perangkat elektronik akan dimulai dalam 24 jam ke depan. Pemanggilan saksi-saksi tambahan dijadwalkan berlangsung mulai pekan depan.

Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus ini. KPK berjanji akan menyampaikan update resmi begitu gelar perkara selesai dilaksanakan. Masyarakat Kota Bengkulu berharap pengusutan tuntas tanpa pandang bulu dapat segera terwujud.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User