Korban Main Hakim Sendiri di Tabanan Dimakamkan, Keluarga Menangis

TABANAN – Tangis haru keluarga pecah saat jenazah seorang pria yang menjadi korban amukan massa akhirnya dimakamkan di Tabanan, Bali. Pria berinisial KD itu tewas setelah dihajar sejumlah warga yang...

Jul 27, 2026 - 22:35
0 0
Korban Main Hakim Sendiri di Tabanan Dimakamkan, Keluarga Menangis

TABANAN – Tangis haru keluarga pecah saat jenazah seorang pria yang menjadi korban amukan massa akhirnya dimakamkan di Tabanan, Bali. Pria berinisial KD itu tewas setelah dihajar sejumlah warga yang menuduhnya melakukan pencurian ayam. Di tengah kesedihan yang mendalam, pihak keluarga menyatakan mengikhlaskan kepergian almarhum dan menganggapnya sebagai musibah yang harus diterima dengan lapang dada.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut berawal dari dugaan pencurian ayam yang dilakukan oleh KD di wilayah setempat. Tanpa menunggu proses hukum, sekelompok warga langsung bertindak brutal dengan mengeroyok pria itu hingga kritis. Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka parah yang diderita. Polisi masih menyelidiki kronologi pasti dan mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi main hakim sendiri ini.

Keluarga Pilih Berserah pada Takdir

Suasana haru begitu terasa saat prosesi pemakaman berlangsung di pemakaman umum desa. Ratusan pelayat hadir memberikan penghormatan terakhir. Ibu korban terlihat sangat terpukul, sesekali terisak sambil dipapah kerabat dekat. "Kami tidak menyangka akan kehilangan dia dengan cara seperti ini. Tapi kami percaya ini semua sudah kehendak Yang Maha Kuasa," ungkap seorang anggota keluarga, mewakili perasaan duka yang mendalam.

Keluarga menyatakan enggan memperpanjang masalah dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang, dan warga lebih bijak dalam menyikapi sebuah dugaan tindak kejahatan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Aparat Gerak Cepat Tangani Kasus

Kepolisian Resor Tabanan melalui Kasat Reskrim menyampaikan kecaman keras terhadap aksi main hakim sendiri yang merenggut satu nyawa tersebut. Pihaknya berjanji akan menuntaskan penyelidikan dan menangkap seluruh pelaku. "Kami imbau warga untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Serahkan kepada kami, karena setiap orang berhak atas proses hukum yang adil," tegasnya dalam keterangan pers.

Hingga kini, beberapa saksi telah diperiksa intensif. Polisi juga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian untuk memastikan peran masing-masing terduga pelaku. Kasus ini menjadi peringatan serius akan bahaya tindakan anarkis yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat.

Peristiwa di Tabanan ini menambah daftar panjang tragedi akibat hilangnya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum formal. Diperlukan edukasi berkelanjutan agar warga memahami pentingnya menahan diri dan memberi ruang bagi sistem peradilan untuk bekerja. Semoga ini menjadi yang terakhir, dan tidak ada lagi nyawa yang melayang sia-sia akibat amukan massa yang tidak terkendali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User