Korban Luka Tribun Ambruk Kejurnas Drift Purwokerto Jadi 83
PURWOKERTO – Jumlah korban luka akibat ambruknya tribun penonton VIP dalam Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria melonjak tajam. Kepolisian Resort Banyumas mengonfirmasi total 83 orang k...
PURWOKERTO – Jumlah korban luka akibat ambruknya tribun penonton VIP dalam Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria melonjak tajam. Kepolisian Resort Banyumas mengonfirmasi total 83 orang kini tercatat mengalami cedera, naik signifikan dari 75 yang sempat dirilis sebelumnya.
Update data korban ini disampaikan langsung Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi pada Senin (27/7). Tragedi yang mengguncang ajang otomotif bergengsi tersebut terjadi Minggu sore (26/7) saat rangkaian acara masih berlangsung. Sebagian korban dilaporkan menderita fraktur atau patah tulang akibat tertimpa material bangku dan terinjak saat kepanikan massa terjadi.
10 Saksi Diperiksa
Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas bergerak cepat mengusut insiden ini. Hingga Senin dini hari, tim telah memeriksa sedikitnya 10 saksi kunci. Mereka terdiri dari panitia penyelenggara, petugas keamanan acara, drifter yang bertanding, serta korban selamat. Fokus pemeriksaan mengarah pada aspek teknis konstruksi tribun dan pola perilaku penonton jelang ambruk.
Kombes Pol Petrus menegaskan, investigasi terus dikembangkan untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian pidana di balik peristiwa ini. “Kami dalami semua kemungkinan, mulai dari desain struktur hingga pengelolaan kerumunan,” tegasnya.
Penumpukan Massa Picu Kolaps
Hasil olah tempat kejadian perkara mengungkap konstruksi tribun berupa rangka besi nonpermanen tak sanggup menahan beban yang tiba-tiba terpusat. Kepolisian menemukan titik awal kerusakan terjadi saat para pembalap drift merayakan kemenangan dengan melemparkan kaus ke arah tribun.
Aksi selebrasi spontan ini langsung memicu penonton berebut. Massa saling berdesakan dan bergerombol di satu sisi tribun. Distribusi beban yang semula merata berubah drastis dalam hitungan detik. Material baja yang tidak didesain untuk beban impak akhirnya menekuk, menyebabkan seluruh struktur ambruk ke depan.
Berikut fakta-fakta kunci yang berhasil dirangkum:
- Total korban luka: 83 orang, beberapa di antaranya patah tulang dan luka serius lainnya.
- Lokasi: GOR Satria, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.
- Waktu kejadian: Minggu sore, 26 Juli 2026.
- Pemicu: Pekik selebrasi drifter dengan lemparan kaus memicu penumpukan penonton di sisi rawan.
- Konstruksi: Tribun baja temporer yang didirikan khusus untuk acara.
- Status penyelidikan: 10 saksi diperiksa, Potensi pidana sedang didalami.
Langkah Darurat
Tim medis dari beberapa rumah sakit di Purwokerto dikerahkan dalam status siaga darurat. Evakuasi korban berlangsung cepat dibantu sukarelawan dan personel keamanan. Hingga kini, semua korban masih mendapatkan perawatan intensif. Polisi juga mengamankan rekaman video amatir dari ponsel penonton sebagai barang bukti.
Kapolresta Banyumas memastikan pihaknya akan terus memperbarui data korban seiring perkembangan penyelidikan. “Kami masih menunggu hasil audit teknis dari ahli konstruksi untuk memastikan apakah spesifikasi material sesuai dengan kapasitas yang diizinkan,” imbuh Petrus. Sementara itu, sisa rangkaian Kejurnas Drift Speed Fest resmi ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Comments (0)