Sep 17, 2026
Sumatera Barat

Koperasi Solok Radjo Jadi Rujukan Program Upland Kementerian Pertanian

SOLOK, BERITATERCEPAT.COM — Koperasi Produsen Kopi Solok Radjo yang bertempat di Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Bar

Koperasi Solok Radjo Jadi Rujukan Program Upland Kementerian Pertanian

SOLOK, BERITATERCEPAT.COM — Koperasi Produsen Kopi Solok Radjo yang bertempat di Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, secara resmi menjadi pusat rujukan dan model pembelajaran nasional untuk pelaksanaan program The Development of Agricultural Integrated Alliance in Upland Areas (Upland) yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Keberhasilan penguatan kelembagaan petani, integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir, hingga penetrasi pasar ekspor secara mandiri menjadikan Solok Radjo percontohan ideal. Penguatan kapasitas ini ditargetkan mampu direplikasi oleh para petani di kawasan dataran tinggi (upland) dari pelbagai wilayah di Indonesia yang menjadi lokasi intervensi Kementan.

Rekam Jejak Keberhasilan Hilirisasi Kopi Nagari

Koperasi Solok Radjo berkembang pesat dari sekadar kelompok tani skala kecil menjadi entitas bisnis komoditas kopi Arabika yang memperhitungkan aspek kelestarian lingkungan dan kesejahteraan anggota. Pendekatan pengelolaan berbasis komunitas di sekitar kawasan Gunung Talang berhasil meningkatkan taraf hidup ribuan KK petani.

Beberapa capaian strategis Koperasi Solok Radjo yang menarik perhatian Kementerian Pertanian antara lain:

  • Kemitraan Luas: Mengonsolidasikan lebih dari 1.000 petani lokal dengan total luas lahan kelola mencapai 500 hektar lebih di dataran tinggi Solok.
  • Standardisasi Pascapanen: Menerapkan kontrol kualitas ketat untuk menghasilkan biji kopi spesialisasi (specialty coffee) bernilai ekonomi tinggi.
  • Kemandirian Ekspor: Mampu menembus rantai pasok internasional secara langsung ke beberapa negara tujuan seperti Amerika Serikat, Australia, dan kawasan Eropa.
  • Pemberdayaan Anak Muda: Melibatkan generasi milenial dalam seluruh proses bisnis, mulai dari roastery, barista, pengolahan data, hingga pemasaran digital.

Timeline Pembentukan dan Pengakuan Nasional Koperasi Solok Radjo

Perjalanan panjang Koperasi Solok Radjo hingga ditunjuk sebagai rujukan utama Program Upland Kementan mencakup beberapa fase krusial berikut:

  1. Tahun 2014 — Inisiasi Gerakan Pembaharuan: Berdirinya komunitas Solok Radjo yang dipelopori para pemuda lokal untuk memperbaiki tata kelola panen dan pascapanen kopi Arabika di kawasan Gunung Talang.
  2. Tahun 2019 — Transformasi Menjadi Koperasi Produsen: Kelembagaan diresmikan menjadi koperasi berbasis produsen guna meningkatkan daya tawar petani, transparansi harga, dan skema bagi hasil yang adil.
  3. Tahun 2022 — Penetapan Kawasan Ekspor Mandiri: Koperasi berhasil melakukan pengiriman kontainer ekspor secara mandiri tanpa bergantung penuh pada pihak ketiga, sekaligus meraih sertifikasi internasional.
  4. Tahun 2024–Sekarang — Pusat Rujukan Program Upland Kementan: Kementan secara resmi menjadikan Koperasi Solok Radjo percontohan nasional untuk pembelajaran manajemen upland agriculture, penguatan kelembagaan, serta hilirisasi pertanian.

Dorongan Penguatan Kelembagaan dan Pertanian Berkelanjutan

Program Upland yang dijalankan Kementerian Pertanian berfokus pada peningkatan produktivitas, ketahanan iklim, dan tingkat pendapatan petani di kawasan dataran tinggi melalui optimalisasi potensi lokal dan kelembagaan yang solid.

"Koperasi Solok Radjo telah membuktikan bahwa kelembagaan petani yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pasar mampu mengubah potensi kawasan dataran tinggi menjadi kekuatan ekonomi komoditas ekspor berdaya saing global," ujar perwakilan tim pendamping Program Upland Kementan.

Melalui pembelajaran teknis di Solok Radjo, para peserta program Upland dari berbagai kabupaten di Indonesia dibekali pengetahuan komprehensif. Materi pelatihan meliputi tata kelola koperatif, manajemen risiko pertanian dataran tinggi, pengolahan limbah kopi menjadi pupuk organik, hingga strategi branding produk lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun mancanegara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User