Kecaman Keras Mbappe dan Publik Prancis terhadap Serangan Rasis Senator Paraguay

Ketegangan pasca-pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Paraguay langsung memanas bukan hanya di lapangan, namun juga di luar arena. Sebuah komentar rasis yang dilontarkan ol

Jul 08, 2026 - 08:27
0 1
Kecaman Keras Mbappe dan Publik Prancis terhadap Serangan Rasis Senator Paraguay

Ketegangan pasca-pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Paraguay langsung memanas bukan hanya di lapangan, namun juga di luar arena. Sebuah komentar rasis yang dilontarkan oleh Senator Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe langsung memicu gelombang kemarahan dari berbagai pihak di negara juara bertahan tersebut.

Pernyataan kontroversial Amarilla muncul setelah Paraguay harus mengakui keunggulan Prancis 1-0 dalam laga sengit yang berlangsung di Philadelphia, Sabtu (4/7). Kekalahan yang memupuskan langkah Paraguay di turnamen sepak bola terbesar dunia itu rupanya memicu reaksi emosional sang senator yang kemudian menyerang Mbappe secara personal dengan nada rasial di platform media sosial.

“Apa yang dia katakan itu tercela dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang pejabat publik. Seseorang dengan jabatan senator seharusnya memberikan contoh, bukan menyebarkan kebencian rasis,” tegas Mbappe dalam pernyataannya yang dikutip media kami dari AFP, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan Mbappe tersebut langsung mendapat dukungan luas dari publik Prancis. Banyak pihak menilai bahwa komentar rasis yang menyerang identitas sang pemain bintang Real Madrid itu adalah bentuk pelecehan yang tidak dapat ditoleransi, terlebih dilakukan oleh seorang tokoh yang memegang jabatan publik di negaranya. Kecaman dari warga Prancis terus mengalir deras melalui berbagai platform, menuntut permintaan maaf resmi dari pihak Paraguay.

Merujuk pada laporan yang dihimpun, Amarilla melontarkan pernyataan merendahkan yang berkonotasi rasial terhadap Mbappe tak lama setelah wasit meniup peluit panjang kemenangan Prancis. Meskipun pertandingan berlangsung penuh tensi tinggi, apa yang dilakukan Amarilla dianggap telah melampaui batas rivalitas olahraga dan masuk ke ranah serangan personal berbau diskriminatif.

Insiden ini mencoreng citra Paraguay di mata dunia, terutama setelah negara Amerika Selatan itu sebenarnya menunjukkan performa terhormat sepanjang turnamen. Alih-alih menerima kekalahan dengan jiwa sportif, serangan rasis yang dilontarkan oleh salah satu anggota parlemen Paraguay justru memicu kritik yang lebih besar dari hasil pertandingan itu sendiri. Berbagai suporter dan masyarakat Prancis mendesak federasi sepak bola internasional untuk tidak tinggal diam dan memberikan sanksi terhadap tindakan rasisme tersebut.

Di sisi lain, Mbappe yang dikenal sebagai ikon global sepak bola modern dan sering menyuarakan isu anti-diskriminasi tampak tidak akan membiarkan insiden ini berlalu begitu saja. Dengan postur tegasnya, ia menunjukkan bahwa pemain sepak bola profesional tidak akan tinggal diam saat menghadapi serangan berbau rasis, dari siapa pun pelakunya, bahkan jika itu berasal dari kalangan elit politik negara lain.

Pemerintah Prancis melalui Kementerian Luar Negeri juga dikabarkan tengah memonitor situasi ini dengan serius, mengingat implikasinya terhadap hubungan diplomatik kedua negara. Kemarahan yang meluas di kalangan masyarakat Prancis menjadi bukti bahwa rasisme dalam olahraga tetap menjadi musuh bersama yang harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Beritatercepat.com akan terus memantau perkembangan kasus yang melibatkan senator Paraguay dan reaksi global terhadap insiden ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User