Kebakaran Lahan di Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir Hanguskan Semak Belukar
KEBAKARAN lahan melanda area persis di sisi Gerbang Tol Kramasan, Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Minggu (26/7). Api terpantau berkobar besar dan me...
KEBAKARAN lahan melanda area persis di sisi Gerbang Tol Kramasan, Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Minggu (26/7). Api terpantau berkobar besar dan menimbulkan kepulan asap pekat yang terlihat dari ruas tol.
Berdasarkan keterangan warga, titik api pertama kali muncul sekitar pukul 14.00 WIB di lahan tidur yang ditumbuhi alang-alang dan semak belukar kering. Kondisi cuaca cerah dan angin kencang membuat api dengan cepat merambat, membakar lahan seluas kurang lebih 2 hektare.
Upaya Pemadaman
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ogan Ilir menerjunkan dua unit mobil pemadam dan satu tangki air ke lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Kepala Regu Damkar Ogan Ilir, di lokasi kejadian, menyatakan bahwa timnya terkendala akses jalan yang sempit dan sumber air yang terbatas. “Kami harus berjibaku dengan angin yang berubah-ubah. Api sempat menjilat lahan di dekat gerbang tol, tetapi berhasil kami isolasi,” ujarnya.
Warga sekitar turut membantu dengan peralatan sederhana. Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga menjelang malam. Sekitar pukul 19.00 WIB, api berhasil dikendalikan sepenuhnya, meskipun titik-titik asap masih muncul dari lahan yang terbakar. Petugas melanjutkan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali api.
Dampak pada Lalu Lintas Tol
Asap tebal sempat mengurangi jarak pandang di ruas tol, terutama di sekitar Gerbang Tol Kramasan. Pihak Jasa Marga selaku pengelola menurunkan personel untuk mengatur arus kendaraan. “Kami mengimbau pengendara untuk menyalakan lampu utama dan mengurangi kecepatan saat melintas. Alhamdulillah, tidak ada kecelakaan atau penutupan pintu tol,” kata seorang petugas operasional tol.
Meski sempat terjadi kepanikan, operasional gerbang tol tetap berjalan normal tanpa penumpukan kendaraan yang berarti. Hingga pukul 20.00 WIB, situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Penyelidikan dan Imbauan
Kepolisian Sektor Pemulutan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kapolsek Pemulutan, melalui rilis singkat, menyatakan dugaan sementara kebakaran dipicu oleh pembakaran lahan ilegal. “Kami akan mendalami motif dan pelaku. Membakar lahan adalah tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi berat,” tegasnya.
Fakta kunci kebakaran:
- Lokasi: Sisi Gerbang Tol Kramasan, Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.
- Waktu: Minggu, 26 Juli, mulai pukul 14.00 WIB dan padam sekitar pukul 19.00 WIB.
- Luas lahan terdampak: Sekitar 2 hektare (estimasi awal).
- Penyebab: Diduga pembakaran lahan ilegal (masih penyelidikan).
- Korban jiwa dan kerusakan properti: Nihil.
- Upaya pemadaman: Damkar Ogan Ilir dibantu warga.
- Instansi terkait: Damkar, Polsek Pemulutan, Jasa Marga, BPBD Sumsel.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mengeluarkan imbauan tegas agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kepala Pelaksana BPBD Sumsel menekankan bahwa musim kemarau menjadikan vegetasi sangat mudah terbakar, dan satu percikan api sekecil apa pun dapat memicu bencana besar. “Kami minta semua elemen masyarakat menjaga lingkungan bersama. Laporkan segera jika melihat titik api,” imbau BPBD.
Comments (0)