Monday, 24 August 2026 | 19:02 WIB

Kapolres Tangsel Pastikan Kasat Narkoba Hanya Saksi Kasus Etomidate

TANGERANG SELATAN — Kapolres Tangerang Selatan memberikan klarifikasi tegas bahwa AKP Pardiman, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Tangsel, tidak tersangkut dalam pusaran hukum k...

Jul 28, 2026 - 10:17
0 0
Kapolres Tangsel Pastikan Kasat Narkoba Hanya Saksi Kasus Etomidate

TANGERANG SELATAN — Kapolres Tangerang Selatan memberikan klarifikasi tegas bahwa AKP Pardiman, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Tangsel, tidak tersangkut dalam pusaran hukum kasus penyalahgunaan obat keras etomidate. Keterangan ini muncul di tengah simpang siur informasi yang menyebut perwira menengah itu ikut diperiksa oleh internal kepolisian.

Hanya Saksi, Bukan Tersangka

Kapolres menjelaskan, AKP Pardiman hanya dimintai keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas investigasi. “Tidak ada unsur keterlibatan pidana. Pemeriksaan ini murni prosedural untuk menggali informasi terkait jaringan pengedar etomidate,” ujar Kapolres kepada awak media, Selasa (22/7/2025).

Kronologi Kasus Etomidate

Kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah rumah di kawasan Ciputat yang diduga menjadi laboratorium peracikan etomidate. Etomidate merupakan obat anestesi yang akhir-akhir ini marak disalahgunakan sebagai alternatif narkotika karena efek halusinogen dan sedatifnya. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan ribuan ampul, puluhan kilogram bahan baku, dan sejumlah peralatan produksi. Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Spekulasi Diredam

Isu keterlibatan AKP Pardiman mencuat setelah beredar foto dirinya berada di lokasi penggerebekan. Namun, Kapolres menegaskan kehadiran tersebut justru bentuk keseriusan pemberantasan. “Justru beliau yang memimpin langsung pengintaian selama dua pekan. Sangat ganjil jika kemudian dikaitkan sebagai pelaku,” tegasnya. Pihaknya memastikan tidak ada upaya menutup-nutupi atau melindungi pihak mana pun.

Klarifikasi Internal

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Tangsel juga telah melakukan audit ringan terhadap seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kasus ini. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi pelanggaran prosedur. AKP Pardiman justru mendapat apresiasi atas dedikasinya mengungkap jaringan etomidate yang diduga telah beroperasi lintas provinsi.

Pengembangan Lebih Lanjut

Saat ini, Satresnarkoba Polres Tangsel masih memburu dua pemasok utama yang diduga berasal dari China. Modus operandi menggunakan pengiriman lewat jasa ekspedisi dengan menyamarkan paket sebagai obat herbal. Kapolres mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Komitmen Anti-Narkoba

Polres Tangsel menegaskan komitmennya dalam perang melawan narkoba. Kasus etomidate ini menjadi salah satu prioritas karena telah merenggut dua korban jiwa akibat overdosis sejak awal tahun. “Tidak ada tempat bagi pengedar, apalagi jika ada oknum yang coba bermain,” pungkas Kapolres. Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak termakan isu liar dan tetap mempercayai penegakan hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User