Sep 19, 2026
Nasional

Kapal Virgo Transport 8 Bawa 240 Penumpang Hilang di Laut Jawa

SURABAYA — Operasi pencarian dan pertolongan skala besar resmi digelar setelah Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute pelayaran Surabaya menuju Banjarm

Kapal Virgo Transport 8 Bawa 240 Penumpang Hilang di Laut Jawa

SURABAYA — Operasi pencarian dan pertolongan skala besar resmi digelar setelah Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute pelayaran Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan hilang kontak. Kapal penumpang dan barang tersebut diketahui membawa sebanyak 240 orang penumpang beserta awak kapal saat melintasi kawasan perairan Laut Jawa, tepatnya di wilayah yurisdiksi Kalimantan Selatan.

Kabar putusnya komunikasi dengan kapal motor tersebut mengejutkan pihak otoritas pelabuhan dan keluarga penumpang. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) langsung berkoordinasi guna memastikan titik koordinat terakhir sebelum kapal tersebut dinyatakan hilang sinyal navigasi.

Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Kontak Radar

Berdasarkan manifes resmi dan laporan pemantauan lalu lintas laut, berikut rangkaian peristiwa sebelum Kapal Virgo Transport 8 dinyatakan hilang kontak:

  1. Pukul 08.00 WIB: Kapal Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan tujuan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, dalam kondisi laik laut.
  2. Pukul 22.30 WIB: Kapal melintas di kawasan Laut Jawa bagian utara Jawa Timur dan melaporkan kondisi navigasi masih berjalan normal.
  3. Pukul 03.15 WITA: Pusat kendali lalu lintas laut kehilangan kontak radio dan transmisi sinyal Automatic Identification System (AIS) saat kapal berada di perairan selatan Kalimantan Selatan.
  4. Pukul 05.00 WITA: Upaya pemanggilan berulang melalui frekuensi darurat maritim tidak membuahkan respons, sehingga status darurat resmi dinaikkan.
"Kami telah mengerahkan armada SAR gabungan dari Banjarmasin dan Surabaya untuk segera menyisir koordinat kontak terakhir kapal. Fokus utama kami saat ini adalah menemukan posisi fisik kapal dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta kru," tegas perwakilan tim SAR gabungan dalam keterangan resminya.

Operasi SAR Terpadu Diterjunkan ke Laut Jawa

Menindaklanjuti insiden darurat ini, Basarnas memberangkatkan kapal penyelamat (Rescue Boat) serta kapal patroli dari Polairud dan TNI Angkatan Laut. Tim penyelamat disiagakan dengan peralatan evakuasi medis, perahu karet, dan perangkat komunikasi canggih untuk mempermudah deteksi visual maupun sinyal darurat.

Penyisiran wilayah perairan difokuskan pada radius puluhan mil laut di sekitar titik transmisi terakhir. Otoritas pelabuhan juga telah menyebarkan maklumat pelayaran (broadcasting warning) kepada seluruh kapal niaga dan kapal nelayan yang melintas di koridor Laut Jawa agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal tersebut.

Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi Jadi Tantangan

Operasi pencarian menghadapi tantangan medan yang cukup berat akibat dinamika cuaca maritim. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya potensi gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2,5 meter disertai hembusan angin kencang di tengah perairan Laut Jawa pada saat kejadian.

Pihak berwenang mengimbau keluarga penumpang untuk tetap tenang dan memantau informasi valid melalui posko darurat terpadu yang telah dibuka di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin guna mencegah kesimpangsiuran berita.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User