Sep 17, 2026
Nasional

Kapal Nelayan Pecah Tabrak Gelondongan Kayu, Satu Korban Masih Hilang

BERITATERCEPAT.COM — Sebuah perahu sampan tradisional yang membawa tiga orang nelayan mengalami kecelakaan fatal di perairan lepas pantai setelah menabrak

Kapal Nelayan Pecah Tabrak Gelondongan Kayu, Satu Korban Masih Hilang

BERITATERCEPAT.COM — Sebuah perahu sampan tradisional yang membawa tiga orang nelayan mengalami kecelakaan fatal di perairan lepas pantai setelah menabrak gelondongan kayu berukuran besar yang mengapung di tengah laut. Benturan keras tersebut menyebabkan badan perahu hancur seketika hingga tenggelam, memaksa seluruh awak kapal melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Dalam peristiwa dramatis tersebut, dua nelayan berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing selama beberapa jam di atas permukaan air dengan mengandalkan serpihan kayu kapal. Namun, satu orang nelayan lainnya dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan Search and Rescue (SAR).

Kronologi Insiden Kecelakaan Laut

Berdasarkan keterangan dari para saksi dan korban selamat, berikut urutan peristiwa kecelakaan nahas yang menimpa kapal nelayan tersebut:

  1. Pukul 03.30 WIB: Tiga orang nelayan bertolak melaut dari dermaga nelayan setempat untuk mencari ikan di perairan lepas.
  2. Pukul 05.15 WIB: Saat melaju dengan kecepatan sedang di tengah jarak pandang yang terbatas, perahu tiba-tiba menghantam kayu gelondongan yang terombang-ambing di bawah permukaan air laut.
  3. Pukul 05.20 WIB: Lambung perahu pecah berkeping-keping akibat hantaman keras, menyebabkan air dengan cepat menenggelamkan sampan dalam hitungan menit.
  4. Pukul 08.45 WIB: Dua nelayan ditemukan oleh kapal penangkap ikan lain yang melintas, sementara satu rekan mereka terpisah akibat sapuan arus laut.
"Benturan terjadi sangat cepat di tengah kegelapan pagi. Lambung kapal langsung terbelah dan kami langsung terpental ke laut. Kami berusaha saling berpegangan pada sisa pecahan papan kapal sebelum akhirnya terpisah oleh gelombang ombak," ujar salah satu korban selamat saat dievakuasi ke posko medis darurat.

Operasi Pencarian Korban yang Hilang

Mendapat laporan kecelakaan dari nelayan setempat, Kantor SAR segera menerjunkan armada kapal penyelamat cepat (Rigid Inflatable Boat/RIB) dan berkoordinasi dengan Satpolairud serta perkumpulan nelayan tradisional. Tim gabungan langsung menyisir radius 5 hingga 8 mil laut dari titik perkiraan koordinat terjadinya insiden.

Pencarian difokuskan pada pemetaan arah arus permukaan dan hembusan angin laut guna memprediksi pergerakan korban yang hanyut. Hingga saat ini, kendala utama di lapangan mencakup ombak laut yang berfluktuasi serta sampah apung kayu yang bertebaran di perairan.

Data Penting dan Rangkuman Insiden

  • Jenis Kapal: Perahu sampan motor tradisional bermesin tempel.
  • Penyebab: Hantaman benda keras berupa kayu gelondongan hanyut.
  • Jumlah Korban: 3 Orang (2 Selamat, 1 Masih dalam Pencarian).
  • Unsur yang Terlibat: Tim Rescue Basarnas, Personel Polairud, TNI AL, serta relawan nelayan lokal.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh nelayan tradisional dan operator kapal motor kecil untuk senantiasa melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) dan selalu mewaspadai bahaya benda hanyut serta kayu gelondongan saat berlayar di musim cuaca berangin kencang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User