SURREY — Mahkamah Agung British Columbia, Kanada, resmi memenangkan jurnalis independen sekaligus kritikus vokal Partai Komunis Tiongkok (PKT), Bing Chen Gao, dalam gugatan pencemaran nama baik dan intimidasi. Pengadilan memerintahkan pemimpin kelompok demonstran, Yun Fei Zhu, membayar ganti rugi total sebesar 275.000 dolar Kanada (sekitar Rp3,1 miliar) setelah menggelar aksi teror dan unjuk rasa tanpa henti di depan kediaman pribadi Gao selama 77 hari.
Putusan ini menjadi preseden penting bagi perlindungan kebebasan pers serta keamanan jurnalis dari aksi pelecehan terorganisir yang menyasar ranah domestik dan keluarga di wilayah Kanada.
Kronologi Aksi Pengepungan Rumah Bing Chen Gao
Berdasarkan berkas fakta persidangan, rangkaian intimidasi fisik dan verbal ini berlangsung terencana dan sistematis. Berikut adalah linimasa eskalasi konflik yang dialami oleh Gao:
- Awal September 2020: Sekelompok orang berpakaian seragam kaus biru mulai mendatangi area tempat tinggal Gao di sebuah jalan buntu (cul-de-sac) kawasan Surrey, British Columbia. Kelompok ini dipimpin langsung oleh Yun Fei Zhu.
- September – November 2020: Aksi demonstrasi berubah menjadi teror harian yang berlangsung selama 77 hari berturut-turut. Massa membawa spanduk bertuliskan aksara Mandarin yang memuat tuduhan palsu, menggunakan pengeras suara, dan menyiarkan aksi tersebut secara langsung di kanal YouTube.
- Desember 2020: Merasa keselamatan keluarganya terancam serta reputasinya dirusak secara masif, Bing Chen Gao melayangkan gugatan hukum resmi atas dasar pencemaran nama baik, gangguan ketenteraman, dan pelecehan terencana.
- Tahap Putusan Pengadilan: Hakim memutus bahwa terdakwa Yun Fei Zhu terbukti bersalah mempublikasikan pernyataan fitnah yang merusak integritas Gao serta menciptakan lingkungan teror psikologis bagi lingkungan sekitar.
"Tindakan para demonstran bukan sekadar bentuk kebebasan berpendapat, melainkan kampanye fitnah terencana yang bertujuan membungkam suara kritis dan mengintimidasi korban di rumah pribadinya sendiri," tegas pertimbangan majelis hakim dalam amar putusannya.
Motif Pencemaran Nama Baik dan Ancaman Kebebasan Pers
Dalam persidangan, terungkap bahwa Yun Fei Zhu dan kelompoknya secara sengaja menyebarkan tuduhan tidak berdasar untuk menjatuhkan kredibilitas jurnalistik Gao. Spanduk dan siaran daring yang diproduksi kelompok tersebut menuduh Gao sebagai agen ganda, penipu, serta penyebar disinformasi.
Majelis hakim menilai besaran kompensasi $275.000 mencakup kerugian umum atas pencemaran nama baik (general damages), kerugian khusus atas penderitaan psikologis, serta ganti rugi hukuman (punitive damages) guna memberi efek jera agar tindakan serupa tidak terulang terhadap jurnalis lain.
Kasus ini menyoroti tren ancaman transnasional dan intimidasi lokal yang kerap dialami oleh para aktivis serta jurnalis diaspora yang bersikap kritis terhadap rezim otoriter. Kemenangan hukum ini disambut positif oleh komunitas kebebasan pers internasional sebagai bentuk ketegasan yurisdiksi Kanada dalam menjaga kedaulatan sipil dan integritas profesi jurnalis.
Comments (0)