Sep 18, 2026
Jawa Timur

JEMBER — Antrean BBM Subsidi Mengular di Jember Bukan Akibat Kelangkaan Stok

Pemandangan antrean panjang kendaraan bermotor kembali memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Jember hingga Selas

JEMBER — Antrean BBM Subsidi Mengular di Jember Bukan Akibat Kelangkaan Stok

Pemandangan antrean panjang kendaraan bermotor kembali memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Jember hingga Selasa siang. Ratusan pengendara roda dua maupun roda empat tampak mengular hingga memakan sebagian badan jalan protokol, memicu perlambatan arus lalu lintas di beberapa titik strategis perkotaan.

Kondisi ini sempat memicu keresahan di kalangan masyarakat yang menduga adanya kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar bersubsidi. Namun, pihak pengelola SPBU bersama Pertamina memastikan bahwa ketersediaan pasokan energi di Jember berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan harian masyarakat.

Kendala Verifikasi Digital dan Lonjakan Jam Sibuk

Usut punya usut, fenomena antrean kendaraan tersebut bukan dipicu oleh defisit stok di tangki timbun SPBU. Lambatnya pergerakan antrean disebabkan oleh proses transisi dan pengetatan verifikasi sistem QR Code Subsidi Tepat MyPertamina, serta adanya penyesuaian jadwal kedatangan armada truk tangki di beberapa titik distribusi.

Pemberlakuan validasi digital yang mewajibkan pencocokan nomor polisi kendaraan dengan sistem pusat memerlukan durasi pelayanan lebih lama bagi setiap konsumen. Situasi ini diperparah ketika sejumlah pengendara mengalami kendala teknis pada aplikasi atau jaringan gawai mereka saat berada tepat di depan dispenser pengisian.

"Stok BBM sebenarnya normal dan aman. Antrean menjadi lebih panjang karena proses pemindaian QR Code dan verifikasi identitas kendaraan memerlukan waktu beberapa menit per kendaraan. Banyak juga warga yang baru mendaftar di lokasi sehingga menghambat laju antrean di belakangnya," terang salah seorang pengawas SPBU di kawasan Kaliwates, Jember.

Faktor Utama Pemicu Kepadatan di SPBU

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, terdapat beberapa faktor teknis dan perilaku konsumen yang memperpanjang durasi antrean BBM bersubsidi di Jember:

  • Verifikasi QR Code Mandiri: Pembeli yang belum menyiapkan kode QR atau mengalami kendala sinyal internet saat giliran pengisian tiba.
  • Aksi Panic Buying: Beredarnya kabar burung mengenai kelangkaan memicu masyarakat mengisi tangki kendaraan secara serentak di luar kebiasaan normal.
  • Sinkronisasi Sistem Server: Gangguan berkala pada lalu lintas server validasi digital pusat yang memperlambat respon mesin EDC di SPBU.
  • Penyesuaian Ritase Tangki: Pola pengiriman truk tangki dari Integrated Terminal BBM Banyuwangi yang bertepatan dengan jam puncak mobilitas warga.

Imbauan Pertamina dan Solusi Penguraian

Menanggapi situasi ini, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih. Pengendara disarankan untuk menyiapkan kode QR dalam bentuk cetak fisik atau tangkapan layar luring guna mempercepat proses transaksi di area pengisian.

Guna memecah kepadatan, beberapa SPBU di Jember kini mulai menambah petugas pemandu di barisan antrean untuk memverifikasi kode sebelum kendaraan tiba di depan dispenser BBM, sehingga waktu henti pengisian dapat dipangkas secara signifikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User