Sep 18, 2026
Nasional

JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kejengkelan Usai Dicopot Mendadak

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka menceritakan momen dramatis saat dirinya diberhentikan secara mendadak dari jajaran kabinet. Pe

JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kejengkelan Usai Dicopot Mendadak

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka menceritakan momen dramatis saat dirinya diberhentikan secara mendadak dari jajaran kabinet. Pemberitahuan perombakan jabatan tersebut terjadi tepat saat ia tengah menjalankan tugas kenegaraan dan menghadiri rapat kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Parlemen, Senayan.

Kabar pemberhentian yang tiba-tiba itu diakui sempat memicu rasa kesal dan kejengkelan mendalam. Purbaya mengungkapkan bahwa pergantian posisi yang berlangsung tanpa sinyal awal tersebut memberikan dampak emosional sesaat hingga membuatnya tidak bisa beristirahat pada malam pertama pasca-keputusan diumumkan.

"Saya sempat merasa dongkol karena infonya sangat mendadak, apalagi saat itu sedang fokus agenda rapat resmi. Malam harinya pun saya sempat kesulitan tidur memikirkan transisi ini," ujar Purbaya saat ditemui usai agenda serah terima jabatan di Jakarta.

Kronologi Pemberitahuan di Tengah Rapat Bersama DPD

Keputusan perombakan kabinet yang menyasar pos strategis Kementerian Keuangan berlangsung dalam tempo sangat singkat. Berikut adalah urutan kejadian saat pengumuman pencopotan berlangsung:

  1. Pukul 10.00 WIB: Purbaya memimpin delegasi kementerian dalam rapat koordinasi terkait kebijakan fiskal daerah bersama pimpinan DPD RI.
  2. Pukul 11.30 WIB: Muncul kabar resmi dari Istana Kepresidenan mengenai rencana pelantikan menteri baru pada sore hari yang sama.
  3. Pukul 12.15 WIB: Konfirmasi resmi diterima di tengah berlangsungnya sesi tanya jawab rapat kerja parlemen.
  4. Pukul 14.00 WIB: Agenda koordinasi dipersingkat guna mempersiapkan prosesi administrasi dan peralihan wewenang internal.

Dampak Emosional dan Dinamika Transisi Kepemimpinan

Pergantian pejabat tinggi negara di sektor perekonomian kerap memicu spekulasi pasar. Namun, di balik dinamika birokrasi, aspek manusiawi tetap dirasakan oleh para pejabat yang terdampak. Purbaya mengakui reaksi spontan berupa rasa kecewa adalah hal yang wajar dirasakan siapa pun yang diganti secara mendadak tanpa pemberitahuan jauh-jauh hari.

Kendati sempat merasa terkejut, Purbaya menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati hak prerogatif presiden dalam menentukan komposisi kabinet. Menurutnya, stabilitas ekonomi nasional dan kelancaran program kerja Kementerian Keuangan jauh lebih penting daripada perasaan personal.

  • Profesionalisme Kerja: Menyelesaikan seluruh laporan pertanggungjawaban fiskal periode berjalan sebelum meninggalkan kantor.
  • Kelancaran Transisi: Membantu menteri pengganti memahami peta jalan kebijakan anggaran yang sedang berjalan.
  • Stabilitas Pasar: Memberikan sinyal positif kepada pelaku pasar bahwa pergantian kepemimpinan tidak mengganggu postur APBN.

Menuntaskan Serah Terima Jabatan Secara Elegan

Setelah melewati malam pertama yang penuh ketegangan, Purbaya hadir dalam seremoni Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan dengan sikap legawa. Ia menyambut penerusnya dengan hangat serta menitipkan sejumlah agenda penting terkait reformasi penerimaan negara dan pengelolaan belanja daerah.

Langkah sportif tersebut diapresiasi oleh berbagai kalangan birokrasi dan pelaku ekonomi, mengingat peran pos Menteri Keuangan yang menjadi pilar utama penjaga stabilitas moneter dan fiskal nasional di tengah ketidakpastian global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User