Sep 17, 2026
Nasional

JAKARTA — Polisi Selidiki Temuan Dua Granat Asap di Cempaka Putih

Suasana tenang di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mendadak berubah gempar setelah seorang pemulung menemukan benda mencurigakan yang belakangan dikon

JAKARTA — Polisi Selidiki Temuan Dua Granat Asap di Cempaka Putih

Suasana tenang di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mendadak berubah gempar setelah seorang pemulung menemukan benda mencurigakan yang belakangan dikonfirmasi sebagai granat asap. Penemuan barang berbahaya tersebut terjadi di sebuah lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar pada area permukiman warga. Niat awal mencari barang bekas berharga justru berujung pada ancaman keselamatan yang mengejutkan warga sekitar.

Pemulung yang sedang menyisir area tersebut mulanya mengira dua benda logam silinder berkulit kusam itu hanyalah rongsokan besi biasa. Namun, setelah diamati lebih dekat dengan garis rancangan yang tidak lazim, kecurigaan mulai muncul. Tanpa menggeser lokasi barang tersebut lebih jauh, ia segera melaporkan temuan berisiko tinggi ini kepada warga lokal yang dilanjutkan ke aparat kepolisian terdekat.

Penanganan Cepat Tim Penjinak Bahan Peledak

Menerima laporan darurat dari masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Cempaka Putih bersama Polres Metro Jakarta Pusat langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian. Garis polisi atau police line segera dipasang mengelilingi area lahan kosong guna mencegah warga yang penasaran mendekat ke zona bahaya.

Untuk mengamankan barang bukti, Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dengan pakaian pelindung khusus melakukan prosedur evakuasi secara terukur terhadap dua unit granat asap yang ditemukan tersebut.

"Kami langsung mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Satuan Brimob untuk proses evakuasi. Saat ini kedua barang bukti telah berhasil diamankan dan dibawa ke laboratorium forensik untuk meneliti asal-usul serta status keaktifannya," tegas petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Analisis Jenis Temuan dan Implikasi Keamanan

Granat asap pada dasarnya dirancang untuk menciptakan tabir pembatas pandangan atau sebagai penanda sinyal navigasi. Meskipun tidak memiliki daya hancur sebesar granat tajam atau mortir, bahaya dari tekanan gas serta potensi memicu kebakaran di area permukiman padat tetap tidak bisa diabaikan.

Berikut adalah gambaran perbandingan tingkat risiko penemuan bahan peledak atau penanda militer di area publik:

Jenis Benda Fungsi Utama Tingkat Risiko di Area Publik
Granat Asap Sinyal / Penutup Pandangan Sedang (Risiko luka bakar & sesak napas)
Granat Tangan (Nanas/Manggis) Anti-personel / Fragmentasi Sangat Tinggi (Ledakan mematikan)
Munisi Mortir Tua Artileri Medan Kritis (Sifat tidak stabil akibat usia)

Kepolisian menegaskan bahwa penelusuran mendalam sedang dilakukan untuk mengetahui bagaimana barang perlengkapan persenjataan tersebut bisa tergeletak bebas di lahan kosong. Penyidik mulai menyisir rekaman CCTV di sepanjang jalan sekitar serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.

Imbauan Keselamatan Bagi Warga

Penemuan ini menjadi alarm pengingat bagi masyarakat luas, khususnya para pekerja ruang terbuka seperti pemulung dan petugas kebersihan. Polisi mengimbau keras agar warga tidak pernah menyentuh, memindahkan, atau mengotak-atik benda asing yang menyerupai munisi persenjataan.

"Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Jika menemukan benda mencurigakan mirip bahan peledak atau munisi tua, jangan pernah mencoba memukul atau membawanya. Segera menjauh dan hubungi layanan darurat 110," ujar pihak kepolisian menambahkan.

Hingga berita ini diturunkan, area lahan kosong di Cempaka Putih telah dipastikan steril dan aman dari potensi bahaya susulan. Penyidikan berlanjut guna mengungkap dalang di balik penelantaran granat asap tersebut di tengah lingkungan warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User