Sep 17, 2026
Nasional

Jakarta — Petani Karet Tengsin Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Pepaya

Keterbatasan ruang terbuka hijau dan mahalnya harga tanah di kawasan metropolitan Jakarta tidak menyurutkan semangat warga untuk mengembangkan sektor perta

Jakarta — Petani Karet Tengsin Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Pepaya

Keterbatasan ruang terbuka hijau dan mahalnya harga tanah di kawasan metropolitan Jakarta tidak menyurutkan semangat warga untuk mengembangkan sektor pertanian perkotaan. Di tengah padatnya pemukiman dan gedung perkantoran, sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Taruna Jaya berhasil membuktikan bahwa lahan tidur dapat diubah menjadi sumber pangan produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Berlokasi di kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kelompok tani ini aktif mengelola lahan terbengkalai seluas 600 meter persegi untuk membudidayakan tanaman pepaya california. Inisiatif urban farming ini menjadi bukti nyata bagaimana optimalisasi lahan tidur mampu memperkuat ketahanan pangan warga perkotaan secara mandiri.

Transformasi Lahan Kosong Menjadi Kebun Produktif

Pemanfaatan lahan tidur ini bermula dari keprihatinan masyarakat setempat terhadap area kosong yang lama tidak terpakai dan rawan menjadi tempat pembuangan sampah liar. Melalui kolaborasi antarwarga, lahan tersebut dibersihkan secara bertahap dan dialihfungsikan menjadi lahan pertanian terpadu.

  1. Pembersihan dan Pengolahan Tanah: Warga secara gotong royong membersihkan puing serta gulma sebelum menggemburkan tanah menggunakan campuran pupuk kompos organik.
  2. Penanaman Bibit Unggul: Sebanyak 100 pohon pepaya california ditanam dengan jarak yang telah diperhitungkan agar mendapatkan sinar matahari optimal di antara bangunan perkotaan.
  3. Perawatan Terpadu: Perawatan harian meliputi penyiraman rutin, pemangkasan daun kering, serta pemanfaatan pupuk ramah lingkungan tanpa pestisida kimia berbahaya.
  4. Pemanenan Berkala: Panen dilakukan secara terjadwal, baik untuk buah matang maupun daun pepaya segar yang memiliki nilai jual tinggi di pasar lokal.
"Optimalisasi lahan tidur di perkotaan seperti ini bukan hanya sekadar menghasilkan bahan pangan segar bagi warga, tetapi juga menciptakan ruang terbuka hijau produktif yang menyehatkan lingkungan sekitar," ujar perwakilan penggerak Poktan Taruna Jaya saat ditemui di lokasi panen.

Produktivitas Panen Capai Puluhan Kilogram per Minggu

Tanaman pepaya jenis california dipilih karena memiliki masa panen yang relatif cepat serta produktivitas yang stabil. Saat ini, dari total 100 pohon yang dirawat secara intensif, kebun percontohan ini mampu menghasilkan panen rata-rata 60 hingga 70 kilogram per minggu.

Selain buah pepaya yang manis dan tebal, para anggota kelompok tani juga rutin memetik daun pepaya segar. Daun pepaya tersebut sangat diminati oleh warga sekitar maupun pedagang kuliner karena kualitasnya yang terjamin segar langsung dari pohon. Hasil penjualan panen kemudian diputar kembali untuk membeli bibit baru, pupuk, serta menambah kas kelompok guna pengembangan fasilitas kebun.

Mendorong Ketahanan Pangan Komunitas Perkotaan

Program pertanian kota yang dijalankan Poktan Taruna Jaya memberikan berbagai dampak positif yang terukur:

  • Penyediaan Sumber Pangan Sehat: Memudahkan akses masyarakat sekitar terhadap sayuran dan buah-buahan segar tanpa bahan pengawet.
  • Pemberdayaan Ekonomi Warga: Memberikan tambahan penghasilan bagi para anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar.
  • Edukasi Pertanian Kota: Menjadi wadah belajar bagi generasi muda mengenai teknik budidaya tanaman di lahan terbatas.
  • Peningkatan Kualitas Udara: Menambah tutupan hijau di kawasan perkotaan yang padat polusi kendaraan.

Keberhasilan di Karet Tengsin ini diharapkan dapat direplikasi oleh wilayah lain di DKI Jakarta. Dengan pengelolaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, lahan-lahan tidur yang selama ini terbengkalai dapat bertransformasi menjadi lumbung pangan hijau yang menghidupi warga ibu kota.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User