Sep 21, 2026
Hukum

JAKARTA — Harga Emas Antam Naik Rp 15.000 Per Gram

Kilau aset aman (safe haven) kembali memikat perhatian masyarakat Indonesia. Pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, papan pergerakan harga logam mulia

JAKARTA — Harga Emas Antam Naik Rp 15.000 Per Gram

Kilau aset aman (safe haven) kembali memikat perhatian masyarakat Indonesia. Pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, papan pergerakan harga logam mulia mencatatkan lonjakan signifikan. Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Galeri24, hingga UBS secara kompak mengalami kenaikan sebesar Rp 15.000 per gram dibanding hari sebelumnya.

Kenaikan ini disambut antusias oleh para investor ritel yang memanfaatkan momentum penguatan harga untuk memperkuat portofolio keuangan mereka. Tren positif pada pasar emas domestik ini sekaligus melanjutkan reli kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir di tengah dinamika pasar keuangan global yang terus bergejolak.

Perincian Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini

Berdasarkan pembaruan data resmi pada 10 September 2026, harga dasar emas batangan Antam pecahan 1 gram kini menyentuh angka Rp 1.435.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya di level Rp 1.420.000 per gram. Kenaikan serupa juga terjadi pada produk emas cetakan Galeri24 dan UBS yang dipasarkan melalui jaringan Pegadaian maupun gerai resmi masing-masing.

Berikut adalah rincian estimasi perbandingan harga emas batangan pecahan populer dari ketiga produsen tersebut pada hari ini:

Ukuran Emas Antam (Rp) Emas Galeri24 (Rp) Emas UBS (Rp)
0,5 Gram 767.500 745.000 742.000
1 Gram 1.435.000 1.410.000 1.405.000
5 Gram 6.950.000 6.820.000 6.800.000
10 Gram 13.845.000 13.580.000 13.530.000
100 Gram 137.720.000 135.100.000 134.600.000

Sementara itu, harga purna jual atau buyback emas Antam juga ikut terkerek naik sebesar Rp 15.000 per gram, sehingga berada di kisaran Rp 1.282.000 per gram. Angka buyback ini menjadi acuan penting bagi masyarakat yang berencana merealisasikan keuntungan atas kepemilikan emas mereka.

Faktor Penggerak dan Analisis Pasar Keuangan

Penguatan harga emas domestik tidak terlepas dari sentimen pasar global yang dipengaruhi oleh potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral AS, Federal Reserve, serta ketegangan geopolitik di beberapa kawasan strategis dunia. Kondisi tersebut mendorong pemodal mengalihkan dana mereka dari aset berisiko ke instrumen berisiko rendah.

Analis senior pasar komoditas menilai bahwa kenaikan ini mencerminkan tingginya ekspektasi terhadap kelanjutan pergerakan positif emas hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.

"Logam mulia terbukti konsisten menjadi pelindung nilai (hedging) terbaik saat inflasi global membayangi. Lonjakan harga Rp 15.000 hari ini bukan sekadar fluktuasi harian, melainkan sinyal kuat bahwa dorongan beli masyarakat dan institusi masih sangat solid," ungkap analis pasar modal senior dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu memperhatikan momentum pasar sebelum melakukan pendaftaran pembelian besar-besaran, mengingat tingkat volatilitas global yang dapat merespons data ekonomi makro terbaru sewaktu-waktu.

Ketentuan Pajak dan Imbauan Investasi Logam Mulia

Dalam setiap transaksi jual beli emas batangan di Indonesia, masyarakat perlu memperhitungkan kewajiban perpajakan yang berlaku. Berdasarkan PMK No. 34/PMK.10/2017, penjualan kembali (buyback) emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

Adapun untuk transaksi pembelian emas batangan, PPh 22 yang dikenakan adalah sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP. Potongan pajak ini langsung dipotong pada saat penerbitan bukti transaksi resmi.

Investasi pada instrumen emas disarankan berorientasi jangka panjang guna mengoptimalisasi imbal hasil serta meredam dampak biaya transaksi dan pajak. Bagi masyarakat yang baru akan memulai investasi, disarankan untuk melakukan strategi porsi pembelian secara berkala (dollar-cost averaging) guna meminimalkan risiko fluktuasi harga dalam jangka pendek.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User