Sep 19, 2026
Nasional

JAKARTA — Cadangan Devisa Indonesia Naik Menjadi US$ 147,5 Miliar

Di tengah dinamika perekonomian global yang terus bergejolak, Bank Indonesia (BI) membawa angin segar bagi ketahanan finansial tanah air. Otoritas moneter

JAKARTA — Cadangan Devisa Indonesia Naik Menjadi US$ 147,5 Miliar

Di tengah dinamika perekonomian global yang terus bergejolak, Bank Indonesia (BI) membawa angin segar bagi ketahanan finansial tanah air. Otoritas moneter mencatat posisi cadangan devisa Indonesia mengalami peningkatan signifikan hingga menembus angka US$ 147,5 miliar pada periode terbaru. Angka ini menunjukkan lonjakan positif dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 146,5 miliar. Kenaikan sebesar US$ 1 miliar ini menjadi benteng krusial dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta nilai tukar Rupiah di pasar keuangan internasional.

Peningkatan cadangan devisa tersebut tidak lepas dari penerimaan sektor perpajakan, jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah yang tetap solid. Di samping itu, optimalisasi hasil ekspor sumber daya alam turut memperkuat amunisi finansial negara. Keberhasilan menghimpun devisa ini memberi ruang gerak yang lebih luas bagi Bank Indonesia untuk melakukan intervensi pasar apabila terjadi fluktuasi tajam pada nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Penopang Stabilitas dan Ketahanan Impor

Posisi cadangan devisa sebesar US$ 147,5 miliar tersebut dinilai sangat memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal. Berdasarkan perhitungan standar internasional, jumlah devisa tersebut setara dengan pembiayaan kebutuhan impor selama beberapa bulan dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya mensyaratkan pembiayaan minimal 3 bulan impor.

Berikut adalah rincian perbandingan posisi cadangan devisa dan indikator kecukupan ekonomi Indonesia:

Indikator Ekonomi Periode Sebelumnya Periode Terbaru Standar Internasional
Total Cadangan Devisa US$ 146,5 Miliar US$ 147,5 Miliar -
Kenaikan Bersih - US$ 1,0 Miliar -
Kecukupan Impor & Utang > 6,0 Bulan Impor > 6,5 Bulan Impor Minimal 3 Bulan Impor

Juru bicara dan jajaran pimpinan otoritas moneter menegaskan bahwa kenaikan cadangan devisa ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor global terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap berdaya saing.

"Peningkatan posisi cadangan devisa ini menjadi bukti nyata bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional," tegas pejabat Bank Indonesia dalam keterangan resminya.

Mitigasi Tekanan Global dan Nilai Tukar Rupiah

Kondisi ekonomi dunia saat ini masih dibayang-bayangi oleh kebijakan suku bunga tinggi dari bank sentral negara maju, termasuk Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat, serta ketegangan geopolitik di berbagai kawasan. Faktor-faktor eksternal tersebut berpotensi memicu pelarian modal keluar (capital outflow) dari negara-negara berkembang. Oleh karena itu, ketersediaan devisa yang melimpah menjadi benteng utama bagi Indonesia untuk meredam dampak tekanan dari luar negeri.

Para analis ekonomi menilai bahwa penguatan amunisi devisa ini memberi sinyal positif kepada para pelaku pasar pasar modal maupun pasar uang. "Ketahanan devisa yang kokoh akan memberikan ketenangan bagi pasar, sekaligus membuktikan bahwa ketahanan eksternal Indonesia sangat mampu menyerap guncangan tanpa mengorbankan stabilitas nilai tukar Rupiah," ungkap seorang ekonom senior.

Langkah Strategis Bank Indonesia ke Depan

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh prospek ekonomi domestik yang tetap positif dan terjaga. Sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dan Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan terus diperkuat. Kebijakan insentif bagi eksportir untuk menempatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) di dalam negeri juga terus dimaksimalkan agar pasokan valuta asing di pasar domestik tetap berlimpah.

Dengan pijakan stabilitas moneter yang kuat ini, Indonesia optimistis mampu menghadapi tantangan ketidakpastian ekonomi global sepanjang tahun. Bauran kebijakan moneter yang terukur dan kapabilitas devisa yang mumpuni menjadi garansi penting bagi keberlanjutan roda pembangunan nasional.

Bank Indonesia melaporkan kenaikan cadangan devisa sebesar US$ 1 miliar dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini memperkuat amunisi nasional untuk menstabilkan kurs Rupiah dan membiayai kebutuhan impor. Baca artikel lengkapnya di Beritatercepat.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User