Istiqlal Dipadati Ribuan Jamaah pada Malam 25 Ramadan

JAKARTA — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Istiqlal saat ribuan jamaah memadati setiap sudut masjid pada malam ke-25 Ramadan, Senin (24/3) hingga Selasa

Jul 08, 2026 - 03:32
0 0
Istiqlal Dipadati Ribuan Jamaah pada Malam 25 Ramadan

JAKARTA — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Istiqlal saat ribuan jamaah memadati setiap sudut masjid pada malam ke-25 Ramadan, Senin (24/3) hingga Selasa dini hari. Mereka tumpah ruah dari lantai utama hingga balkon, membawa Alquran dan sajadah masing-masing, bersatu dalam satu tujuan: menjemput malam Lailatul Qadar yang dijanjikan lebih baik dari seribu bulan.

Gelombang Jamaah Memenuhi Istiqlal Sejak Magrib

  1. Pukul 18.00 WIB: Ratusan jamaah mulai berdatangan. Area parkir terisi penuh kendaraan dari berbagai daerah—Bekasi, Tangerang, Depok, bahkan luar kota.
  2. Pukul 19.30 WIB: Shalat Isya berjamaah dipimpin imam besar. Lantai utama terisi hingga ke teras luar.
  3. Pukul 20.30 WIB: Shalat Tarawih 23 rakaat berlangsung khusyuk. Bacaan imam yang merdu mengiringi gerakan jamaah yang kompak.
  4. Pukul 22.00 WIB: Inti acara dimulai. Jamaah memilih posisi masing-masing—sebagian membentuk halaqah tadarus, sebagian lagi tenggelam dalam sujud panjang.
  5. Pukul 02.00 WIB: Puncak ibadah malam. Qiyamul Lail, doa bersama, dan tangis haru mewarnai detik-detik akhir sepertiga malam terakhir.
  6. Pukul 04.30 WIB: Sahur bersama di pelataran masjid, dilanjutkan shalat Subuh berjamaah.

Mereka menghabiskan waktu dengan membaca Alquran, memanjatkan doa, dan melaksanakan sholat malam. Seperti dilaporkan merdeka.com (Nanda F. Ibrahim), atmosfer spiritual terasa begitu kuat ketika ribuan suara menggemakan ayat-ayat suci dan doa-doa tulus dalam keheningan malam.

Pengurus Masjid Istiqlal mengonfirmasi bahwa jumlah jamaah pada puncak malam ganjil ini diperkirakan menembus 15.000 orang, melonjak signifikan dibandingkan malam-malam biasa Ramadan. "Ini malam yang sangat istimewa. Kami membuka seluruh akses, mengerahkan petugas kebersihan ekstra, dan menyiapkan 2.000 porsi sahur gratis," ujar Kepala Humas Masjid Istiqlal.

Harapan di Balik Malam Seribu Bulan

Banyak jamaah yang mengaku sengaja mengambil cuti atau mengorbankan waktu istirahat demi berburu Lailatul Qadar. "Saya datang bersama keluarga dari Bogor. Kami ingin merasakan energi ibadah di Istiqlal pada malam ganjil terakhir. Semoga doa-doa kami diijabah," ujar Ridwan (45), salah seorang jamaah.

Pantauan di lapangan, keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Panitia menyediakan posko kesehatan, air mineral gratis, serta petunjuk arah yang jelas bagi jamaah dari luar kota.

Malam ke-25 Ramadan ini menjadi bukti bahwa tradisi i'tikaf dan pencarian Lailatul Qadar di Masjid Istiqlal terus hidup dari generasi ke generasi. Bukan sekadar ritual tahunan, tetapi perjalanan spiritual yang menyatukan umat dalam kerendahan hati di hadapan Sang Pencipta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User