IPO Waresix Melonjak, Fore Coffee Cetak Laba, Tiket.com Ekspansi Regional

Ekosistem teknologi dan konsumen Indonesia semakin menunjukkan kematangan, ditandai dengan profitabilitas di sektor makanan dan minuman, debut gemilang di

Jul 13, 2026 - 13:51
0 0
IPO Waresix Melonjak, Fore Coffee Cetak Laba, Tiket.com Ekspansi Regional

Ekosistem teknologi dan konsumen Indonesia semakin menunjukkan kematangan, ditandai dengan profitabilitas di sektor makanan dan minuman, debut gemilang di bursa saham, hingga ekspansi agresif ke pasar regional. Pekan ini menjadi bukti bahwa perusahaan lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga bertransformasi menjadi pemain global.

Menurut laporan yang dihimpun DailySocial, tiga perusahaan menjadi sorotan: Fore Coffee yang akhirnya membukukan laba bersih, Waresix yang sahamnya melonjak pada hari pertama pencatatan, serta Tiket.com dan Kopi Kenangan yang memperluas jejak hingga ke luar negeri. Di tengah momentum itu, jenama kecantikan Rosé All Day dikabarkan tengah menjajaki opsi strategis, termasuk potensi akuisisi.

Fore Coffee: Dari “Bakar Uang” ke Profitabilitas

Setelah bertahun-tahun berfokus pada ekspansi gerai dan akuisisi pelanggan, jaringan kedai kopi Fore Coffee akhirnya mencatatkan laba bersih untuk pertama kalinya pada tahun buku 2025, dengan pendapatan melampaui Rp2,1 triliun, naik 47% dari tahun sebelumnya. Jumlah gerai kini mencapai 230 lokasi di seluruh Indonesia, dengan kontribusi signifikan dari pemesanan digital yang mencapai 65% dari total penjualan.

“Kunci profitabilitas kami adalah efisiensi rantai pasok dan personalisasi berbasis data. Kami belajar bahwa pertumbuhan yang sehat adalah pertumbuhan yang bisa menghasilkan uang, bukan sekadar volume,” ujar CEO Fore Coffee, Robin Boe, dalam keterangan tertulis.

Waresix Catat Debut IPO yang Mengesankan

Di lantai bursa, PT Waresix Solusi Ekatama (kode saham: WRSX) memulai debutnya pada 25 Juni 2026 dengan harga penawaran Rp400 per saham. Hingga penutupan hari pertama, saham ditutup di level Rp520, melonjak 30%, sekaligus meraup dana segar Rp1,8 triliun dari penawaran umum perdana. Pencapaian ini menjadikan Waresix sebagai perusahaan logistik teknologi pertama asal Indonesia yang berhasil tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar di atas Rp8 triliun.

Analis pasar modal, Andi Setiawan, menilai minat investor terutama didorong oleh fundamental kuat perusahaan yang didukung oleh jaringan lebih dari 25.000 armada truk dan solusi rantai pasok terintegrasi. “Ini menandakan kepercayaan investor terhadap sektor logistik Indonesia yang masih terfragmentasi dan siap didigitalisasi,” katanya. “Waresix menjadi benchmark baru bagi startup B2B yang ingin go public.”

Tiket.com dan Kopi Kenangan Berekspansi ke Asia Tenggara

Platform perjalanan daring Tiket.com mengumumkan ekspansi layanannya ke Thailand dan Vietnam mulai kuartal ketiga 2026. Langkah ini ditandai dengan kemitraan bersama maskapai lokal dan jaringan hotel di kedua negara. Chief Business Officer Tiket.com, Cynthia Wibowo, menyatakan bahwa perusahaan menargetkan 2 juta pengguna baru di kedua pasar tersebut dalam 12 bulan pertama.

Sementara itu, Kopi Kenangan—yang telah berubah nama menjadi Kenangan Brands—kini mengoperasikan lebih dari 100 gerai di Filipina dalam waktu kurang dari 18 bulan. CEO Edward Tirtanata mengklaim bahwa resep “kopi susu gula aren” mereka diterima dengan baik di Manila dan Cebu, mendorong rencana ekspansi ke pasar kedua di Asia Tenggara pada awal 2027.

Rosé All Day Jajaki Akuisisi di Tengah Konsolidasi Kecantikan

Di sektor kecantikan, merek kosmetik berbasis daring Rosé All Day dikabarkan tengah menunjuk penasihat keuangan untuk menjajaki opsi strategis, termasuk penjualan saham ke investor strategis. Dengan valuasi yang diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun, brand yang dikenal dengan produk bibir dan riasan wajah itu telah mencatat pertumbuhan pendapatan rata-rata 80% per tahun sejak 2023.

Sumber industri menyebutkan bahwa beberapa perusahaan multinasional bidang FMCG telah menyatakan ketertarikan untuk mengakuisisi mayoritas saham Rosé All Day. Konsolidasi di industri kecantikan Tanah Air memang tengah memanas, seiring masuknya pemain global yang ingin menguasai pasar Indonesia yang bernilai lebih dari US$8 miliar.

B2B Tech Asia Expo 2026: Momentum Kebangkitan Sektor B2B

Pekan ini juga dimeriahkan oleh gelaran B2B Tech Asia Expo 2026 di AXA Tower, Jakarta, pada 1–2 Juli. Pameran yang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara khusus perangkat lunak B2B itu diikuti oleh perusahaan teknologi raksasa seperti AWS, Salesforce, Mekari, dan SoftBank. Acara ini menampilkan solusi-solusi mutakhir di bidang logistik, keuangan, dan otomatisasi bisnis, sekaligus menjadi ajang diskusi tentang masa depan digitalisasi korporasi.

Secara keseluruhan, rangkaian peristiwa ini menandaskan bahwa perusahaan rintisan Indonesia tidak lagi sekadar bertahan dalam kancah lokal, tetapi mulai membangun fondasi untuk bersaing secara global. Dari sajian kopi hingga logistik, dari tiket perjalanan hingga lipstik, kisah mereka kini adalah tentang laba, ekspansi, dan konsolidasi.

[SOCIAL_TWEET]: Laba Fore Coffee, IPO Waresix melonjak 30%, Tiket.com berekspansi ke Thailand dan Vietnam—ekosistem teknologi Indonesia makin matang. Dari kopi hingga logistik, startup lokal kini siap bersaing global. #startupID #googlobal #B2BTechExpo2026[SOCIAL_TG]: 📊 Pekan ini: Fore Coffee profit ✅, Waresix IPO meroket 🚀, Tiket.com ekspansi ke tetangga ASEAN ☕. Ekosistem makin matang. Selengkapnya ⬇️

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User