India Ingin Perkuat Investasi Migas dan Tambah Pasokan Batu Bara dari Indonesia

Pemerintah India menyampaikan dua permintaan strategis di sektor energi kepada Indonesia, menyusul pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Ener

Jul 08, 2026 - 08:35
0 0
India Ingin Perkuat Investasi Migas dan Tambah Pasokan Batu Bara dari Indonesia

Pemerintah India menyampaikan dua permintaan strategis di sektor energi kepada Indonesia, menyusul pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa kerja sama energi antara kedua negara akan semakin erat, dengan fokus pada perluasan investasi di bidang minyak dan gas bumi serta peningkatan volume impor batu bara.

Bahlil menjelaskan bahwa hubungan energi Indonesia dan India selama ini sudah berjalan dengan sangat baik. Komitmen untuk meningkatkan kerja sama tersebut kini akan diwujudkan dalam langkah-langkah konkret yang saling menguntungkan. India, sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, memandang potensi besar di sektor hulu migas nasional.

"Kalau kerja sama sama India itu, beberapa perpanjangan yang mereka pengin untuk masuk di oil and gas. Yang kedua, kita tahu bahwa salah satu negara tujuan ekspor batu bara kita itu ke India," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa India tidak hanya ingin mempertahankan pasokan batu bara dari Indonesia, tetapi juga secara aktif mencari peluang untuk memperluas portofolio investasinya di blok-blok migas Tanah Air. Langkah ini dipandang sebagai upaya India mengamankan kebutuhan energinya di tengah pertumbuhan ekonomi dan populasi yang pesat.

Di sisi lain, permintaan penambahan impor batu bara menunjukkan betapa vitalnya komoditas ini bagi pembangkit listrik dan sektor industri di India. Indonesia sendiri merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, dan India telah lama menjadi pasar utama bagi produk energi fosil nasional.

Pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin negara ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan realisasi proyek-proyek energi strategis. Pemerintah Indonesia menyambut baik minat investasi tersebut, sejalan dengan upaya peningkatan produksi migas nasional untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memperkuat posisi di pasar global.

Kerja sama bilateral ini juga mencerminkan dinamika geopolitik energi yang terus bergeser, di mana negara-negara besar seperti India berupaya mendiversifikasi sumber pasokan mereka. Dengan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia berada dalam posisi tawar yang kuat untuk menjalin kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Laporan selengkapnya mengenai perkembangan investasi energi dan respons pemerintah terhadap permintaan India dapat diikuti melalui kanal resmi Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User