IIFTIHAR Kupas Cetak Biru Teknologi BJ Habibie

JAKARTA – IIFTIHAR menggelar Leaders Forum untuk membedah cetak biru teknologi almarhum Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie. Organisasi ini merayakan 30 tahun kiprahnya sekaligus memperingat...

Jul 28, 2026 - 02:17
0 0
IIFTIHAR Kupas Cetak Biru Teknologi BJ Habibie

JAKARTA – IIFTIHAR menggelar Leaders Forum untuk membedah cetak biru teknologi almarhum Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie. Organisasi ini merayakan 30 tahun kiprahnya sekaligus memperingati 90 tahun kelahiran Habibie. Forum bersama detik.com ini menyorot visi Habibie tentang kebangkitan umat Islam melalui penguasaan sains dan teknologi.

Forum berlangsung di Jakarta dan menghadirkan tokoh nasional, dari cendekiawan Muslim hingga pejabat negara. Para pembicara mengupas pemikiran Habibie yang dinilai masih sangat relevan untuk menjawab ketertinggalan dunia Islam di bidang riset dan inovasi. “Habibie melampaui zamannya,” ujar salah seorang panelis.

Warisan Kemandirian Teknologi

Habibie meletakkan fondasi industri strategis Indonesia. Ia percaya umat Islam harus menguasai teknologi tinggi agar tidak tergantung pada bangsa lain.

Diskusi kemudian menyorot konsep-konsep Habibie seperti “teknologi tepat guna” dan “pengembangan industri hulu-hilir”. Para peserta mencatat, banyak gagasan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah berbasis inovasi.

Kolaborasi Strategis

detik.com menjadi mitra media strategis yang menyiarkan forum ini secara langsung dan interaktif. Sesi tanya jawab daring dibuka untuk publik, yang langsung membanjiri kolom komentar dengan pertanyaan tentang masa depan sains Islam.

Ironi Kemunduran Riset Islam

Pemaparan data menunjukkan ironi: kontribusi negara-negara Islam terhadap publikasi ilmiah global masih di bawah 5 persen. Padahal, Habibie pada tahun 1990-an membuktikan bahwa investasi SDM dan riset mampu menghasilkan pesawat N-250, sebuah lompatan bagi bangsa yang masih dianggap berkembang.

“Kita memiliki populasi besar dan sumber daya alam melimpah, tapi minim dalam hal paten dan inovasi. Ini keprihatinan yang selalu disampaikan Pak Habibie,” sebut seorang pakar teknologi.

Rekomendasi Konkret

Leaders Forum menelurkan sejumlah rekomendasi: penguatan kurikulum STEM di sekolah Islam, alokasi dana abadi riset untuk komunitas Muslim, dan pendirian pusat inkubasi teknologi di kampus Islam.

Forum juga menyepakati pembentukan jaringan ilmuwan Muslim global untuk berbagi riset dan inovasi. “Kita perlu menghubungkan diaspora Muslim di bidang teknologi agar tidak lagi terfragmentasi,” ujar salah satu inisiator.

IIFTIHAR berkomitmen mengawal rekomendasi itu melalui program kemitraan. “Kami akan melanjutkan perjuangan Habibie dengan mencetak ilmuwan-ilmuwan baru yang siap bersaing secara global,” demikian pernyataan resmi panitia.

Habibie: Simbol Kebangkitan

Peringatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi pengingat bahwa umat Islam harus kembali sebagai pelopor ilmu pengetahuan. “Habibie adalah bukti bahwa seorang Muslim bisa memimpin teknologi tanpa kehilangan jati dirinya,” papar peserta.

Panitia menutup acara dengan pemutaran film dokumenter pendek tentang perjalanan Habibie. Hadirin tampak terharu saat momen Habibie menjelaskan visinya tentang Indonesia yang dibangun dengan kecerdasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User