Sep 19, 2026
Nasional

IHSG Melonjak 1,01 Persen, Investor Asing Kompak Borong BBCA dan BBRI

JAKARTA, Beritatercepat.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja gemilang pada perdagangan Selasa, 8 September 2026. Indeks acuan Bursa

IHSG Melonjak 1,01 Persen, Investor Asing Kompak Borong BBCA dan BBRI

JAKARTA, Beritatercepat.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja gemilang pada perdagangan Selasa, 8 September 2026. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut sukses melesat 1,01% dan ditutup pada level 6.686,44. Lonjakan signifikan ini didorong oleh aksi beli bersih (net foreign buy) yang dilakukan investor asing secara masif, dengan porsi terbesar mengalir ke saham-saham berkapitalisasi besar (big cap), khususnya sektor perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Kronologi Pergerakan IHSG dan Gelombang Modal Asing

Penguatan pasar saham domestik sudah terasa sejak pembukaan perdagangan sesi pertama. Berikut adalah dinamika pergerakan IHSG sepanjang hari:

  1. Sesi Pembukaan (09.00 WIB): IHSG dibuka menguat di level 6.620, merespons positif sentimen penguatan nilai tukar Rupiah dan arus modal masuk dari kawasan regional.
  2. Sesi I Berlangsung (10.30 - 12.00 WIB): Derasnya aksi borong investor asing pada saham-saham perbankan utama mendorong IHSG merambat naik hingga melampaui level 6.650 pada saat rehat makan siang.
  3. Sesi II hingga Penutupan (13.30 - 16.00 WIB): Tekanan beli dari investor institusi internasional terus berlanjut tanpa perlawanan aksi ambil untung (profit taking) yang berarti, mengantarkan IHSG mengakhiri sesi di level tertinggi harian 6.686,44.

Analisis Sektor Perbankan: BBCA dan BBRI Jadi Primadona

Aksi beli bersih oleh investor asing berpusat pada jajaran saham unggulan (blue chip). Saham BBCA dan BBRI menjadi incaran utama pelaku pasar global karena kinerja keuangan yang dinilai sangat kuat serta tingkat likuiditas yang tinggi di pasar modal Indonesia.

Kode Saham Nama Emiten Aktivitas Investor Asing Sektor Industri
BBCA Bank Central Asia Tbk Net Buy Terbesar (Peringkat 1) Perbankan
BBRI Bank Rakyat Indonesia Tbk Net Buy Terbesar (Peringkat 2) Perbankan / UMKM
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk Net Buy Masif Perbankan
TLKM Telkom Indonesia Tbk Net Buy Akumulasi Telekomunikasi
ASII Astra International Tbk Net Buy Akumulasi Otomotif & Konglomerasi

Penguatan sektor perbankan ini mempertegas kembali dominasi emiten finansial sebagai penggerak utama IHSG. Tingginya minat modal asing juga mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas makroekonomi nasional yang tetap terjaga.

"Masuknya dana asing secara masif pada saham-saham perbankan kelas atas seperti BBCA dan BBRI menandakan kepercayaan pelaku pasar global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kokoh," ungkap Senior Analis Pasar Modal Beritatercepat.com.

Prospek Pasar Modal dan Rekomendasi Investor

Secara teknikal, laju penguatan IHSG yang berhasil menembus 6.686,44 membuka peluang bagi indeks untuk terus melanjutkan tren positifnya. Para analis memperkirakan IHSG berpotensi menguji level resisten selanjutnya pada rentang 6.700 - 6.725 apabila transaksi beli bersih oleh asing tetap konsisten dalam beberapa hari ke depan.

Bagi para investor ritel, momentum akumulasi oleh investor asing ini dapat disikapi secara terukur melalui strategi buy on weakness pada saham-saham yang memiliki fundamental solid serta potensi imbal hasil dividen yang kompetitif.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan 8 September 2026 dengan penguatan signifikan. Aksi net buy investor asing didominasi oleh saham-saham big cap, terutama BBCA dan BBRI. BACA SELENGKAPNYA: Beritatercepat.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User