Harga Telur dan Ayam Anjlok, Pemerintah Minta Hotel dan Kafe Bantu Serap Produk Peternak

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada para pengusaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) serta ritel modern. Langkah ini diambi

Jul 08, 2026 - 06:16
0 0
Harga Telur dan Ayam Anjlok, Pemerintah Minta Hotel dan Kafe Bantu Serap Produk Peternak

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada para pengusaha hotel, restoran, dan kafe (Horeka) serta ritel modern. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas penurunan harga telur dan daging ayam yang terjadi pasca penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami sudah menyampaikan surat ke (pengusaha) Horeka, ya. Kita restoran, kafe untuk menyerap telur, ayam, ya kemudian juga ke Aprindo, ke ritel. Ya, sudah kita kirim suratnya untuk menyerap produk-produk kita di sana," ujar Budi saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).

Menurut laporan yang dihimpun media kami, permasalahan utama yang dihadapi saat ini bukan terletak pada sisi produksi, melainkan pada ketersediaan saluran distribusi yang mampu menampung hasil panen peternak secara cepat dan masif. Dengan dihentikannya sementara program MBG, terjadi kelebihan pasokan di pasar yang tidak terserap optimal, sehingga memicu penurunan harga di tingkat peternak.

"Ini bukan soal produksi yang menurun, tapi bagaimana kita mencari saluran distribusi baru yang bisa langsung menyerap hasil panen peternak kita dengan cepat," jelas Budi saat menanggapi situasi terkini.

Kementerian Perdagangan berharap para pelaku usaha Horeka dan ritel dapat menjadi penyangga utama dalam menstabilkan harga di tingkat produsen. Dengan kapasitas konsumsi yang besar, sektor ini dinilai mampu menyerap kelebihan stok telur dan daging ayam yang sebelumnya diperuntukkan bagi program MBG. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mencegah kerugian lebih lanjut bagi para peternak sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Pantauan di beberapa pasar tradisional menunjukkan harga telur ayam ras mengalami penurunan cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Sejumlah peternak mengeluhkan kondisi ini karena biaya produksi, terutama pakan, masih berada pada level tinggi. "Kami berharap ada solusi cepat, karena kalau terlalu lama begini, peternak bisa merugi besar," ungkap seorang peternak di kawasan Jabodetabek kepada media kami.

Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan, berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga dan memastikan distribusi pangan berjalan lancar. Selain melibatkan sektor Horeka, opsi lain seperti pengolahan produk turunan dan program bantuan pangan alternatif juga sedang dipertimbangkan untuk mengatasi surplus pasokan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User