Gubernur Pramono Instruksikan TNI-Polri Kawal Menteng Usai Bentrokan Maut
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung BARU SAJA menginstruksikan pengerahan pasukan gabungan TNI-Polri untuk menyisir dan mengamankan seluruh kawasan Menteng. Langkah darurat ...
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung BARU SAJA menginstruksikan pengerahan pasukan gabungan TNI-Polri untuk menyisir dan mengamankan seluruh kawasan Menteng. Langkah darurat ini diambil hanya beberapa menit setelah bentrokan berdarah yang merenggut korban jiwa di salah satu permukiman elite Ibu Kota.
Keputusan cepat diambil dalam rapat koordinasi tertutup yang digelar di Balai Kota. Pramono menegaskan tidak ada toleransi terhadap aksi yang mengganggu ketertiban dan keselamatan warga. “Kami sudah berkoordinasi penuh dengan jajaran TNI dan Polri. Situasi harus segera kembali normal. Prioritas utama adalah evakuasi korban dan memastikan tidak ada eskalasi lanjutan,” tegasnya malam ini.
Detik-Detik Pemicu Bentrokan
Bentrokan maut tersebut dilaporkan meletus sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Surabaya, Menteng. Saksi mata yang berada di lokasi menyebut sekelompok massa terlibat saling serang menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Suara teriakan dan pecahan kaca terdengar hingga radius 300 meter.
Berdasarkan keterangan aparat yang dikonfirmasi tim redaksi, satu orang dikabarkan tewas di tempat, sementara empat lainnya mengalami luka serius. Ambulans dari beberapa rumah sakit rujukan langsung diterjunkan. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kepanikan warga yang berhamburan menyelamatkan diri.
Status Darurat dan Penutupan Akses
Pasca kejadian, Polda Metro Jaya langsung menetapkan status siaga satu di sepanjang koridor Menteng. Seluruh akses menuju Thamrin dan Cikini ditutup sementara untuk kepentingan olah TKP. Tim Inafis sudah berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi korban.
“Kami mengimbau masyarakat menghindari area tersebut hingga garis steril dicabut. Personel Brimob dan TNI sudah diterjunkan untuk sterilisasi,” ujar seorang perwira yang enggan disebutkan namanya.
Koordinasi Tiga Pilar: Pemprov, TNI, Polri
Langkah strategis Gubernur Pramono tidak hanya berhenti pada pengerahan aparat. Ia turut memerintahkan Dinas Sosial untuk mendirikan tenda darurat bagi warga yang terdampak. Satpol PP dikerahkan membantu pengamanan perimeter luar. Personel Kodim 0501/Jakarta Pusat sudah tersebar di lima titik rawan.
Informasi terbaru yang dihimpun menyebutkan bahwa Pramono akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian pada pukul 23.00 WIB. Ia didampingi Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya. Kehadiran pejabat tinggi ini diharapkan mampu meredam ketegangan dan mempercepat proses penanganan.
Belum ada pernyataan resmi terkait penyebab pasti bentrokan. Namun, spekulasi awal mengarah pada konflik antar kelompok pemuda yang dipicu perebutan lahan parkir liar. Polisi masih melakukan pendalaman dan mengejar pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden mematikan ini.
PERKEMBANGAN TERKINI: Tim redaksi akan terus memantau situasi di lapangan dan menyampaikan kabar terbaru setiap menitnya.
Comments (0)