Andra Soni: Profil dan Kinerja Gubernur Banten
Andra Soni: Profil dan Kinerja Gubernur Banten
Profil Singkat
Andra Soni lahir di Jakarta, 28 November 1982. Ia adalah politikus Partai Gerindra yang menjabat sebagai Gubernur Banten periode 2025-2030. Sebelum terjun ke eksekutif, ia dikenal sebagai legislator aktif di DPRD Provinsi Banten.
Karier dan Riwayat Jabatan
- 2025-Sekarang: Gubernur Banten (dilantik 20 Februari 2025).
- 2019-2024: Ketua DPRD Provinsi Banten.
- 2014-2019: Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Gerindra.
- 2013-2018: Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tangerang.
- Aktivis dan Pengacara: Aktif di organisasi advokat sebelum masuk politik penuh waktu.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak dilantik awal 2025, Andra Soni menetapkan sejumlah prioritas pembangunan Banten yang terukur:
- Relief Kemacetan Tangerang Raya: Menginisiasi percepatan pembangunan flyover dan pelebaran jalan di titik rawan macet Kabupaten Tangerang. Target operasional penuh kuartal ketiga 2026.
- Digitalisasi Birokrasi: Meluncurkan portal "Banten Satu" pada April 2025. Integrasi 320 layanan perizinan dan kependudukan dalam satu platform. Waktu pemrosesan izin usaha dipangkas dari 14 hari menjadi 3 hari.
- Penurunan Stunting: Angka prevalensi stunting di Banten turun dari 22,4 persen (2024) menjadi 18,1 persen per Maret 2026. Program "Pos Gizi Bergerak" yang menjangkau 1.550 desa/kelurahan menjadi kunci intervensi.
- Peningkatan PAD: Pendapatan Asli Daerah 2025 tercatat Rp11,2 triliun, naik 8,7 persen year-on-year. Optimalisasi pajak kendaraan bermotor dan insentif investasi menjadi motor pertumbuhan.
- Infrastruktur Selatan Banten: Proyek Jalan Lintas Selatan tahap I sepanjang 75 kilometer mulai konstruksi September 2025. Ditargetkan membuka akses ekonomi Pandeglang dan Lebak.
"Pemerataan pembangunan bukan sekadar slogan. Banten Utara dan Selatan harus tumbuh bersama. Itu komitmen saya sejak hari pertama." — Andra Soni, Rapat Koordinasi Pembangunan Provinsi, Januari 2026.
Tantangan dan Harapan
Tantangan utama meliputi kesenjangan infrastruktur antara Banten Utara dan Selatan, angka pengangguran terbuka yang masih di kisaran 8,4 persen, serta ancaman banjir tahunan di wilayah Tangerang Raya. APBD 2026 fokus pada penyelesaian bendungan kering dan revitalisasi irigasi di 12 titik rawan banjir. Publik menantikan konsistensi implementasi dan transparansi anggaran di bawah kepemimpinan mudanya.
Comments (0)