GOTO Buka Suara: PHK Massal Tak Goyahkan Fundamental Bisnis Tokopedia
Jakarta - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang baru-baru ini melanda platform dagang elektronik Tokopedia. Seb
Jakarta - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang baru-baru ini melanda platform dagang elektronik Tokopedia. Sebagai salah satu pemegang saham kunci, GOTO menegaskan bahwa badai PHK tersebut tidak akan menimbulkan dampak berarti bagi kesehatan finansial perusahaan e-commerce raksasa itu.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari dokumen Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (4/7/2026), manajemen GOTO menegaskan keyakinannya bahwa langkah perampingan organisasi ini tidak akan menciptakan guncangan material pada kinerja keuangan Tokopedia. Pernyataan ini disampaikan secara tertulis oleh GOTO selaku entitas yang menggenggam 24,99% kepemilikan saham di Tokopedia.
"Tidak terdapat dampak material terhadap capaian laba bersih [Tokopedia] setelah dilakukannya penyesuaian sumber daya manusia tersebut," demikian pernyataan resmi manajemen GOTO dalam keterbukaan informasinya.
Sebagai informasi, struktur kepemilikan saham Tokopedia saat ini didominasi oleh raksasa teknologi asal China, ByteDance, selaku induk dari platform media sosial TikTok. ByteDance memegang kendali atas 75,01% saham Tokopedia, menjadikannya pemegang saham mayoritas sekaligus pengendali utama arah bisnis perusahaan. Kendati demikian, GOTO sebagai pemegang saham minoritas tetap memiliki pengaruh strategis mengingat sejarah panjang integrasi layanan Gojek dan Tokopedia di bawah naungan holding GOTO.
Lebih lanjut, GOTO juga memastikan bahwa penyesuaian struktural berupa PHK yang dilakukan oleh pihak Tokopedia tidak akan menimbulkan beban tambahan ataupun perubahan skema biaya layanan yang dibebankan kepada para mitra pedagang dan konsumen setia platform tersebut. "Penyesuaian ini juga tidak memberikan dampak negatif terhadap struktur biaya layanan e-commerce Tokopedia," tegas pernyataan tersebut.
Klarifikasi ini menjadi penting mengingat belakangan ini beredar kekhawatiran di kalangan investor dan para pedagang (tenant) mengenai potensi kenaikan biaya logistik atau komisi penjualan sebagai langkah kompensasi atas restrukturisasi internal perusahaan. Namun, dengan adanya jaminan dari GOTO, diharapkan kepercayaan publik terhadap stabilitas operasional Tokopedia dapat tetap terjaga di tengah persaingan e-commerce Indonesia yang kian sengit.
Comments (0)