Monday, 24 August 2026 | 18:56 WIB

Gempa NTT: 91 Tewas, 1.286 Luka, 5.688 Susulan

BARU SAJA, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi jumlah korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur terus bertambah. Hingga pendataan terakhir, 91 warga meninggal dunia akibat bencana i...

Aug 24, 2026 - 17:08
0 0
Gempa NTT: 91 Tewas, 1.286 Luka, 5.688 Susulan

BARU SAJA, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi jumlah korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur terus bertambah. Hingga pendataan terakhir, 91 warga meninggal dunia akibat bencana ini. Sebanyak 1.286 orang dilaporkan luka-luka dan tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.

Perkembangan Terkini Korban Jiwa

Angka korban meninggal mengalami kenaikan dari laporan sebelumnya. Konfirmasi disampaikan langsung oleh Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. Tim di lapangan masih bekerja melakukan pendataan menyeluruh di setiap desa terdampak.

Korban luka juga bertambah signifikan dalam beberapa hari terakhir. Banyak pasien dirawat intensif di rumah sakit rujukan. Sebagian lainnya mendapat perawatan di puskesmas dan posko kesehatan darurat. Tim medis tambahan terus dikirim untuk memperkuat layanan.

Ribuan Gempa Susulan Masih Mengguncang

BNPB mencatat 5.688 kali gempa susulan hingga laporan terakhir. Getaran kecil hingga sedang masih kerap dirasakan warga. Kondisi ini membuat banyak warga enggan kembali ke rumah masing-masing.

Gempa susulan memperlambat proses evakuasi di lokasi terdampak. Tim penyelamat harus bekerja dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Reruntuhan bangunan yang sudah rapuh bisa runtuh kapan saja. Setiap pergerakan tim selalu dipantau secara ketat.

Para saksi mata melaporkan getaran terasa sangat kuat saat gempa utama terjadi. Banyak warga berlarian keluar rumah dalam keadaan panik. Sebagian lainnya terjebak di dalam bangunan yang roboh. Proses penyelamatan dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Evakuasi dan Pencarian Korban

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan warga terus melakukan pencarian. Operasi berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Alat berat dikerahkan untuk membuka akses ke lokasi yang tertimbun.

Jalan menuju lokasi terdampak dilaporkan rusak parah. Akses sempat terputus di sejumlah titik. Logistik dan peralatan dikirim menggunakan jalur alternatif. Pemerintah daerah membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga.

Proses evakuasi korban luka menjadi prioritas utama. Ambulans dan kendaraan evakuasi disiagakan di titik-titik strategis. Korban luka berat segera dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar. Korban luka ringan ditangani di posko kesehatan lapangan.

Warga Bertahan di Pengungsian

Ribuan warga memilih tinggal di lokasi pengungsian. Mereka mengungsi ke lapangan terbuka dan area yang dianggap aman. Ketakutan terhadap gempa susulan masih menyelimuti masyarakat.

Posko pengungsian didirikan di sejumlah kecamatan terdampak. Tenda-tenda darurat mulai didirikan untuk menampung warga. Air bersih dan makanan siap saji didistribusikan secara bertahap. Kebutuhan sanitasi juga menjadi perhatian tim penanganan.

Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan berkala di lokasi pengungsian. Trauma healing juga diberikan kepada warga yang mengalami guncangan psikologis. Dukungan psikososial terus dijalankan oleh tim relawan.

Respons Pemerintah dan BNPB

Pemerintah menetapkan status tanggap darurat untuk wilayah terdampak. BNPB memimpin koordinasi penanganan bencana di lapangan. Bantuan mulai berdatangan dari pemerintah pusat dan daerah.

BNPB mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang sudah retak. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal pemerintah dan BNPB. Warga diminta tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta menyiapkan tas siaga bencana. Isi dengan dokumen penting, obat-obatan, dan makanan darurat. Kenali jalur evakuasi terdekat dari rumah dan tempat kerja. Jika gempa kuat terjadi, berlindung di bawah meja yang kokoh.

Data Terkini dalam Angka

Berikut perkembangan terbaru yang dikonfirmasi oleh BNPB.

91 orang meninggal dunia. Angka ini naik dari pendataan sebelumnya. 1.286 orang luka-luka. Seluruh korban mendapat penanganan medis. 5.688 gempa susulan. Getaran masih terekam hingga laporan terakhir.

Angka tersebut masih bersifat sementara. Tim lapangan terus memperbarui data secara berkala. Jumlah korban bisa bertambah seiring proses pendataan. Update terbaru akan segera disampaikan kepada publik.

Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan informasi resmi. Keselamatan jiwa menjadi prioritas tertinggi dalam penanganan bencana ini. Kerja sama semua pihak dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan. Semoga proses evakuasi dan pendataan berjalan lancar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User