Sep 17, 2026
Hukum

Gas Misterius Menyebar, Konser Band Kotak di Kota Tua Dihentikan

BERITATERCEPAT.COM, JAKARTA — Penampilan grup musik rock ternama Tanah Air, Band Kotak, dalam gelaran acara musik di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta B

Gas Misterius Menyebar, Konser Band Kotak di Kota Tua Dihentikan

BERITATERCEPAT.COM, JAKARTA — Penampilan grup musik rock ternama Tanah Air, Band Kotak, dalam gelaran acara musik di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat, terpaksa dihentikan lebih awal pada Minggu (13/9) malam. Keputusan darurat tersebut diambil panitia penyelenggara dan aparat keamanan menyusul munculnya aroma menyengat serta sebaran gas misterius yang membahayakan keselamatan pengunjung dan personel band.

Ribuan penonton yang memadati area pelataran Kota Tua sempat antusias menyanyikan lagu-lagu hits Kotak sebelum insiden terjadi. Namun, kemunculan bau menyengat yang terasa mengiritasi tenggorokan dan mata membuat suasana berubah drastis menjadi ketegangan. Demi menghindari dampak kesehatan yang lebih buruk bagi khalayak ramai, aksi panggung Tantri dan kawan-kawan langsung dihentikan sebelum seluruh setlist lagu usai dibawakan.

Kronologi Penghentian Konser Kotak di Kota Tua

Berdasarkan keterangan saksi mata dan penuturan tim keselamatan di lapangan, berikut adalah alur kejadian terhentinya konser musik tersebut:

  1. Pukul 19.30 WIB: Pertunjukan musik dibuka dengan antusiasme luar biasa dari ribuan penonton yang memadati area terbuka kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat.
  2. Pukul 20.30 WIB: Penonton di barisan depan dekat area panggung mulai merasakan bau asing menyengat yang memicu rasa pedih di mata serta gangguan pernapasan ringan.
  3. Pukul 20.45 WIB: Sebaran gas misterius dilaporkan semakin meluas hingga mencapai area panggung utama, membuat kru teknis dan personel Band Kotak merasakan dampak iritasi fisik serupa.
  4. Pukul 20.50 WIB: Petugas pengamanan bersama panitia mengambil tindakan tegas dengan menghentikan jalannya pertunjukan serta mengimbau penonton untuk segera mengosongkan area.

Kepanikan Penonton dan Langkah Evakuasi Darurat

Kepanikan kecil sempat mewarnai kepulangan massa saat berusaha keluar dari area pertunjukan. Petugas pengamanan gabungan bersama aparat kepolisian dengan sigap mengarahkan aliran penonton menuju jalur evakuasi yang aman agar tidak terjadi penumpukan atau desak-desakan di pintu keluar kawasan Kota Tua.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa keputusan menghentikan pertunjukan adalah pilihan terbaik karena keselamatan jiwa pengunjung dan seluruh tim pendukung merupakan prioritas mutlak.

"Keselamatan pengunjung, personel band, dan seluruh kru adalah hal yang paling utama. Ketika terdeteksi adanya indikasi sebaran gas berbahaya yang belum diketahui sumbernya, kami tidak mau mengambil risiko dan langsung memutuskan menghentikan pertunjukan," tegas salah seorang perwakilan panitia pengaman di lokasi.

Fakta Utama Insiden Gas Misterius

Sejumlah data penting terkait peristiwa penghentian konser Band Kotak di kawasan Kota Tua dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Lokasi Kejadian: Kawasan pelataran terbuka Kota Tua, Jakarta Barat.
  • Waktu Pertunjukan Dihentikan: Minggu malam, 13 September, sekitar pukul 20.50 WIB.
  • Gejala Terpapar: Penonton dan personel mengalami perih mata, batuk-batuk, hingga pusing akibat inhalasi bau gas.
  • Dampak Korban: Tidak ada korban jiwa; beberapa pengunjung mendapatkan pertolongan medis pertama dari tim medis lapangan.
  • Status Investigasi: Sumber gas masih dalam proses penanganan serta pemeriksaan sampel oleh tim berwenang.

Penyelidikan Aparat Kepolisian dan Pemadam Kebakaran

Pasca-pembubaran penonton, personel Kepolisian Resor Jakarta Barat bersama tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area dan pengujian sampel udara.

Petugas langsung memasang garis pengaman di sekitar panggung serta menyisir fasilitas komersial dan saluran pembuangan di sekitar Kota Tua guna melacak sumber kebocoran gas. Hingga saat ini, pihak berwajib masih mendalami apakah paparan gas tersebut bersumber dari kerusakan teknis fasilitas umum, kebocoran zat kimia usaha sekitar, atau unsur kelalaian lainnya.

Konser dipastikan tidak dapat dilanjutkan kembali demi keamanan kawasan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi pemeriksaan laboratorium terkait kandungan gas misterius tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User