Sep 18, 2026
Hukum

FBI Tangkap Buronan Teratas Tren de Aragua di Venezuela

WASHINGTON D.C. — Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) mengumumkan keberhasilan operasi penangkapan buronan kelas kakap di Venezuela pada akhir p

FBI Tangkap Buronan Teratas Tren de Aragua di Venezuela

WASHINGTON D.C. — Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) mengumumkan keberhasilan operasi penangkapan buronan kelas kakap di Venezuela pada akhir pekan lalu. Tersangka yang berhasil diringkus diidentifikasi sebagai Aníbal Alexander Canelón Aguirre, sosok yang menempati urutan kesepuluh dalam daftar buronan paling dicari (Ten Most Wanted Fugitives) oleh lembaga penegak hukum bergengsi tersebut.

Direktur FBI, Kash Patel, secara resmi mengonfirmasi kabar penangkapan ini dalam sidang dengar pendapat di hadapan Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat. Penangkapan Canelón Aguirre menandai capaian signifikan karena FBI berhasil menyapu bersih seluruh target dalam daftar sepuluh buronan paling dicari selama masa kepemimpinannya di era pemerintahan Presiden Donald Trump.

Kronologi Pengungkapan dan Sidang Senat AS

Pengumuman penangkapan buronan internasional ini sempat menciptakan momen menarik di ruang sidang Capitol Hill. Ketua Komite Kehakiman Senat, Senator Chuck Grassley dari Iowa, awalnya memuji kinerja FBI atas keberhasilan menangkap sembilan buronan. Namun, Patel langsung meralat data tersebut dengan menyampaikan perkembangan operasi intelijen paling mutakhir.

  1. Operasi Akhir Pekan di Venezuela: Tim gabungan penegak hukum dan intelijen melacak keberadaan Canelón Aguirre yang telah bertahun-tahun hidup dalam pelarian di wilayah Venezuela sebelum akhirnya menyergapnya tanpa perlawanan berarti.
  2. Konfirmasi kepada Media: FBI mengonfirmasi identitas buronan nomor sepuluh tersebut kepada jaringan media berita internasional sesaat sebelum sidang dimulai.
  3. Pernyataan Resmi di Senat: Kash Patel mengumumkan pencapaian penangkapan 10 buronan daftar utama di hadapan Senator AS, menegaskan bahwa pelaku tengah dalam proses pemindahan menuju Amerika Serikat.
"Tuan Ketua, saya bangga melaporkan bahwa daftar sepuluh buronan paling dicari kami kini telah sepenuhnya tertangkap setelah keberhasilan operasi penahanan di Venezuela akhir pekan lalu," ujar Patel dalam kesaksiannya.

Peran Krusial dalam Jaringan Kriminal Tren de Aragua

Canelón Aguirre bukan sekadar kriminal biasa. Berdasarkan berkas penyelidikan federal, ia dituduh memimpin sindikat kejahatan internasional yang berfokus pada pembobolan dan pencurian mesin anjungan tunai mandiri (ATM) lintas negara. Keuntungan dari operasi pencurian terorganisasi tersebut dialirkan secara terstruktur untuk mendanai kelompok geng transnasional terkenal, Tren de Aragua.

Geng Tren de Aragua sendiri telah lama menjadi target prioritas otoritas keamanan Amerika Serikat dan negara-negara Amerika Latin karena keterlibatannya dalam perdagangan manusia, penyelundupan narkoba, penculikan, serta kekerasan bersenjata. Keberadaan Canelón Aguirre sebagai pemasok dana utama menjadikan penangkapannya sebagai pukulan telak bagi operasional geng kriminal tersebut.

Langkah Hukum dan Proses Ekstradisi

Saat ini, tersangka sedang menjalani prosedur pengamanan ketat untuk proses pemindahan dan ekstradisi menuju wilayah yurisdiksi hukum Amerika Serikat. Otoritas penegak hukum AS memastikan bahwa Canelón Aguirre akan segera dihadapkan ke meja hijau guna mempertanggungjawabkan serangkaian dakwaan kejahatan terorganisasi dan perampokan finansial berskala global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User