Fadli Zon Dianugerahi Gelar Adat Tertinggi Muna Sangia Tilano
JAKARTA — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, resmi menerima gelar kehormatan adat tertinggi dari masyarakat Muna, Sulawesi Tenggara. Upacara penganugerahan berlangsung khidmat dalam s...
JAKARTA — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, resmi menerima gelar kehormatan adat tertinggi dari masyarakat Muna, Sulawesi Tenggara. Upacara penganugerahan berlangsung khidmat dalam sebuah prosesi adat yang sarat makna filosofis dan historis.
Makna di Balik Gelar Sangia Tilano
Gelar Sangia Tilano Lia Metaduno bukan sekadar simbol penghormatan. Dalam kosmologi adat Muna, gelar ini merepresentasikan sosok pemimpin yang menjembatani dunia manusia dan leluhur, sekaligus penjaga keseimbangan antara tradisi dan kemajuan zaman.
Tokoh adat setempat menyatakan bahwa pemberian gelar ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi Fadli Zon dalam memajukan dan melindungi warisan budaya Nusantara. Keputusan ini diambil melalui musyawarah adat yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan tradisional.
"Gelar ini hanya diberikan kepada individu yang dianggap telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pelestarian budaya," ujar salah satu pemuka adat yang hadir dalam prosesi tersebut.
Prosesi Adat dan Rangkaian Acara
Penganugerahan diawali dengan ritual pensucian diri, diikuti penyerahan atribut adat berupa destar dan busana tradisional Muna. Puncak acara ditandai dengan pembacaan sumpah adat oleh penerima gelar, yang disaksikan oleh para tokoh adat, pemerintah daerah, serta perwakilan kementerian.
Ratusan warga turut memadati lokasi upacara. Mereka menyambut momen bersejarah ini dengan pertunjukan tarian tradisional dan lantunan syair adat yang telah diwariskan lintas generasi.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan pentingnya revitalisasi budaya lokal sebagai fondasi identitas bangsa. Ia menegaskan bahwa Kementerian Kebudayaan akan terus mendorong program-program strategis yang mengangkat kearifan lokal ke panggung nasional dan internasional.
Dampak dan Harapan ke Depan
Penganugerahan gelar ini diharapkan menjadi katalis bagi pengembangan ekowisata budaya di Kabupaten Muna. Pemerintah daerah menyambut baik potensi peningkatan kunjungan wisatawan yang tertarik menyaksikan langsung kekayaan tradisi setempat.
Lebih dari itu, momentum ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya global. Gelar kehormatan yang melekat pada seorang menteri aktif menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam upaya pelestarian warisan tak benda yang diakui dunia.
Pihak kementerian menyatakan akan segera mengintegrasikan nilai-nilai adat Muna ke dalam berbagai program kebudayaan nasional, termasuk festival tahunan dan program dokumentasi warisan lisan.
Comments (0)