Eri Minta Mal Bongkar Pagar Tinggi: Surabaya Aman

BARU SAJA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan di kota ini: bongkar pagar tinggi yang mengelilingi bangunan. Instruksi ini disamp...

Aug 07, 2026 - 14:07
0 0
Eri Minta Mal Bongkar Pagar Tinggi: Surabaya Aman

BARU SAJA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan di kota ini: bongkar pagar tinggi yang mengelilingi bangunan. Instruksi ini disampaikan langsung di tengah upaya pemerintah kota menjaga estetika dan menciptakan rasa aman bagi warga.

Menurut Eri, pagar tinggi yang selama ini berdiri kokoh di sejumlah mal justru menimbulkan kesan eksklusif dan tidak ramah. Ia menegaskan bahwa Surabaya adalah kota yang aman, sehingga tidak perlu lagi ada pembatas fisik yang berlebihan.

Instruksi Tegas untuk Pengelola Mal

Eri meminta agar pagar-pagar tersebut diturunkan atau dibongkar secara bertahap. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penataan kota yang lebih terbuka dan humanis. Pengelola mal diminta untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Penataan Ruang dan Bangunan untuk proses pembongkaran.

  • Pembongkaran pagar difokuskan pada mal-mal yang memiliki pagar setinggi lebih dari 2 meter.
  • Instruksi ini berlaku untuk seluruh pusat perbelanjaan di Surabaya, termasuk yang berada di kawasan pusat kota.
  • Target awal pembongkaran dilakukan dalam waktu dua minggu ke depan.

Alasan di Balik Pembongkaran Pagar

Eri menjelaskan bahwa pagar tinggi sering kali menjadi penghalang visual dan mengurangi keindahan kota. Dengan membongkar pagar, area sekitar mal akan terlihat lebih luas dan terbuka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi sosial antara pengunjung dan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rasa aman tidak hanya ditentukan oleh pagar fisik, tetapi juga oleh kehadiran petugas keamanan dan sistem pengawasan yang baik. Surabaya telah memiliki kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di berbagai titik, sehingga pengawasan tetap optimal tanpa harus ada pagar tinggi.

Respons Pengelola Mal

Sejumlah pengelola mal di Surabaya menyambut baik instruksi ini. Mereka berjanji akan segera menindaklanjuti dengan melakukan survei dan perencanaan pembongkaran. Beberapa mal bahkan telah mulai menghubungi kontraktor untuk proses pembongkaran pagar.

Namun, ada juga yang meminta waktu untuk beradaptasi, mengingat pagar tersebut juga berfungsi sebagai pengaman area loading dock dan area servis. Pemerintah kota memberikan kelonggaran dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan fungsional.

Dampak bagi Warga dan Estetika Kota

Warga Surabaya menyambut positif langkah ini. Mereka menilai pagar tinggi selama ini membuat mal terkesan tertutup dan tidak ramah pejalan kaki. Dengan pembongkaran pagar, area sekitar mal akan lebih mudah diakses dan terlihat lebih modern.

Selain itu, pembongkaran pagar juga akan memperbaiki sirkulasi udara dan pencahayaan alami di area publik. Ini sejalan dengan konsep kota ramah lingkungan yang sedang digalakkan oleh pemerintah kota.

Penegasan Keamanan Surabaya

Eri menegaskan bahwa Surabaya adalah kota yang aman dan nyaman. Data kepolisian menunjukkan tingkat kriminalitas yang rendah, sehingga tidak ada alasan untuk membangun pagar tinggi yang justru menimbulkan kesan tidak aman.

Pemerintah kota juga akan meningkatkan patroli keamanan di sekitar pusat perbelanjaan sebagai pengganti pagar fisik. Hal ini untuk memastikan keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi estetika kota.

Langkah Selanjutnya

Dinas Penataan Ruang dan Bangunan akan melakukan pendataan terhadap seluruh mal yang memiliki pagar tinggi. Setelah itu, mereka akan mengeluarkan surat edaran resmi yang memuat tenggat waktu pembongkaran.

Pengelola mal yang tidak mematuhi instruksi ini akan dikenakan sanksi administratif. Sanksi tersebut dapat berupa pencabutan izin operasional sementara hingga denda sesuai peraturan daerah.

Kesimpulan

Instruksi Wali Kota Eri Cahyadi untuk membongkar pagar tinggi di mal adalah langkah berani dalam penataan kota. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang membangun rasa aman yang berbasis pada kepercayaan dan pengawasan modern.

Dengan pembongkaran pagar, Surabaya semakin menunjukkan identitasnya sebagai kota yang terbuka, aman, dan ramah bagi semua. Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

UPDATE — Pemerintah kota akan memantau proses pembongkaran secara berkala. Masyarakat diharapkan dapat mendukung kebijakan ini demi terciptanya kota yang lebih indah dan aman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User