Aug 24, 2026
breaking

Enam Anggota Polres Tangsel Ditangkap, Mabes Polri: Tak Ada Impunitas

BARU SAJA — UPDATE MENIT LALU. Mabes Polri mengonfirmasi penangkapan enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan. Mereka diduga kuat terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ti...

Enam Anggota Polres Tangsel Ditangkap, Mabes Polri: Tak Ada Impunitas

BARU SAJA — UPDATE MENIT LALU. Mabes Polri mengonfirmasi penangkapan enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan. Mereka diduga kuat terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Tidak ada impunitas. Semua akan dihukum.

Operasi Senyap di Markas Sendiri

Penangkapan terjadi dalam operasi senyap beberapa jam lalu. Tim gabungan Divisi Propam Mabes Polri dan Bareskrim menyergap langsung di Mapolres Tangsel. Keenam oknum tidak sempat melawan. Mereka langsung digelandang ke sel tahanan Bareskrim.

Sumber internal menyebutkan, penangkapan ini hasil pengembangan panjang. Jaringan ini diduga sudah berbulan-bulan beroperasi. Para oknum menggunakan fasilitas dinas untuk transaksi. Bahkan, mereka diduga menjual barang bukti sitaan narkotika.

Pernyataan Tegas Mabes Polri

“Tidak ada toleransi. Tidak ada impunitas,” tegas Kadiv Humas Polri. Sidang kode etik akan digelar dalam waktu 2x24 jam. Proses pidana berjalan paralel. “Mereka akan dipecat tidak hormat dan dihadapkan ke pengadilan,” tambahnya.

Mabes Polri memastikan, penangkapan ini adalah bukti keseriusan. Internal cleansing terus berjalan. Siapapun yang melanggar, pasti ditindak.

Fakta Cepat

  • 6 oknum anggota Satresnarkoba Polres Tangsel ditangkap.
  • Diduga terlibat penyalahgunaan sabu dan peredaran gelap.
  • Barang bukti: sabu, alat isap, dan uang tunai.
  • Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan di Mapolres.
  • Sidang kode etik dimulai dalam 48 jam.
  • Sanksi: pemecatan tidak hormat + pidana penjara.

Bersih-bersih Total

Kapolres Tangsel dicopot sementara. Seluruh personel diwajibkan tes urine massal. Divisi Propam akan menyisir unit lain yang rawan. “Kami akan bersihkan dari akar,” kata Kabareskrim.

Mabes Polri membuka hotline pengaduan. Masyarakat diminta aktif melaporkan oknum. Nomor khusus 110 dan aplikasi Propam siap menerima aduan.

Pukulan Berat, Kepercayaan Dipertaruhkan

Kasus ini menjadi tamparan keras. Satuan yang seharusnya memberantas narkoba justru terlibat. Namun, Mabes Polri berjanji tidak akan menutup-nutupi. Semua proses akan transparan. Publik akan terus diupdate.

“Ini momentum bersih diri. Tidak ada anggota yang kebal hukum,” tutup Kadiv Humas.

UPDATE TERUS — hanya di sini, detik ini juga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User