Eggi Sudjana: Prabowo Layak Dipuji Atas Sikap Tegas di Kasus Febrie Adriansyah
JAKARTA, DETIK INI JUGA – Tokoh senior Eggi Sudjana menyampaikan apresiasi membara untuk Presiden Prabowo Subianto. Pujian itu khusus atas ketegasan menangani kasus dugaan rasuah yang menyeret nama ...
JAKARTA, DETIK INI JUGA – Tokoh senior Eggi Sudjana menyampaikan apresiasi membara untuk Presiden Prabowo Subianto. Pujian itu khusus atas ketegasan menangani kasus dugaan rasuah yang menyeret nama Febrie Adriansyah. Pernyataan ini mencuat hanya beberapa jam setelah perkembangan terbaru penyidikan mencuat ke publik.
Menurut Eggi, gerak cepat aparat di bawah komando langsung kepala negara adalah sinyal bahwa era baru pemberantasan korupsi telah benar-benar dimulai. “Saya bangga dengan nyali Bapak Presiden. Tidak ada lagi zona nyaman bagi para mafia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (hari ini).
Fakta Kunci Kasus yang Bikin Panas
- Febrie Adriansyah, eks pejabat strategis, kini berstatus tersangka gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang.
- Penahanan dilakukan kurang dari 1x24 jam setelah gelar perkara — langkah langka dalam penegakan hukum di Indonesia.
- Kerugian negara ditaksir sementara menembus Rp420 miliar, angka yang terus bergerak seiring temuan baru penyidik.
- Total aset yang telah dibekukan meliputi properti mewah, kendaraan, dan rekening di dalam dan luar negeri.
Eggi Sudjana menekankan, masyarakat sudah terlalu lama menanti aksi nyata. Ia menyebut penanganan tuntas perkara ini akan menjadi batu uji kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Biarkan KPK dan Kejaksaan bekerja tanpa bisik-bisik. Presiden sudah tunjukkan teladan,” tegasnya.
Tak Hanya Eggi, Publik Ikut Bersuara
Gelombang reaksi juga datang dari pengamat hukum dan aktivis antikorupsi. Beberapa menyebut langkah ini lebih berani dibandingkan era-era sebelumnya. Eggi menambahkan, transparansi proses hukum kali ini menjadi kunci. “Rakyat ingin melihat vonis berat dan pengembalian aset. Bukan sekadar drama persidangan,” ucapnya.
Sumber internal di lingkaran Istana mengatakan Presiden telah membentuk satuan tugas kecil untuk mengawal kasus ini. Tim itu bertugas memastikan tidak ada celah intervensi politik atau upaya obstruksi dari pihak mana pun. “Instruksinya sederhana: kejar sampai akar, sita semua hasil kejahatan,” bisik sumber yang menolak disebut identitasnya.
Langkah Lanjutan dan Pengawalan Ketat
Sidang perdana diagendakan dalam dua pekan ke depan. Jaksa penuntut umum mengaku sudah menyiapkan lebih dari 60 alat bukti dan belasan saksi. Eggi Sudjana berjanji akan terus mengawal setiap tahapan. Ia bahkan menyebut akan membentuk posko pemantauan independen.
“Jangan sampai kasus ini meredup di tengah jalan. Kami akan pastikan itu tidak terjadi,” pungkasnya. Publik kini menanti aksi nyata lanjutan dari janji pemberantasan korupsi yang selama ini digaungkan.
Baca juga:
Comments (0)