Dua Bus Stop Biskita di Tajur Dinonaktifkan Sementara Akibat Protes Sopir Angkot

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memutuskan untuk menonaktifkan sementara dua titik bus stop Biskita di Jalan Raya Tajur-Ciawi, Kota Bogor. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga si

Jul 08, 2026 - 04:58
0 0
Dua Bus Stop Biskita di Tajur Dinonaktifkan Sementara Akibat Protes Sopir Angkot

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memutuskan untuk menonaktifkan sementara dua titik bus stop Biskita di Jalan Raya Tajur-Ciawi, Kota Bogor. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif setelah munculnya protes dari para sopir angkutan perkotaan (angkot) terhadap penambahan bus stop di jalur tersebut.

"Betul, ada dua titik bus stop yang kita nonaktifkan dulu, untuk sementara," ujar Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor Doddy Wahyudin kepada media kami pada Jumat (3/7/2026).

Menurut laporan yang dihimpun, sebelumnya telah dibangun sebanyak 8 titik bus stop di sepanjang Jalan Raya Tajur. Semua halte baru ini disiapkan untuk melayani penumpang Biskita Koridor 2 yang melayani trayek Bubulak-Ciawi. Keberadaan bus stop tersebut diharapkan dapat memaksimalkan pelayanan transportasi publik modern yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut.

Namun, pembangunan bus stop itu tak sepenuhnya disambut positif. Para sopir angkot trayek 21, yang jalur operasionalnya bersinggungan dengan trayek Biskita, menyuarakan protes keras. Penambahan infrastruktur pendukung Biskita dinilai akan semakin memangkas pendapatan harian mereka yang selama ini sudah tertekan oleh kompetisi moda transportasi berbasis online.

Setelah mendengarkan aspirasi dan mempertimbangkan situasi di lapangan, Dishub Kota Bogor akhirnya memutuskan untuk menonaktifkan sementara dua dari delapan titik bus stop yang baru dibangun. Doddy menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat temporer sambil menunggu proses komunikasi dan evaluasi lebih lanjut. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menemukan solusi terbaik yang bisa menjembatani kebutuhan layanan angkutan massal dan keberlangsungan mata pencaharian para pengemudi angkot.

Penonaktifan sementara ini diharapkan mampu meredakan ketegangan di lapangan, sekaligus memberikan ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berdialog. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih rinci berapa lama durasi penonaktifan dua halte tersebut akan berlangsung. Namun Dipastikan layanan Biskita Koridor 2 rute Bubulak-Ciawi tetap beroperasi normal dengan menggunakan halte-halte lain yang tidak terdampak kebijakan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User