DPRD DKI Desak Disdik Buka Data Sekolah Rusak Usai SDN Roboh

JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk segera membuka data kondisi seluruh bangunan sekolah di ibu kota. Desakan ini muncul setelah insiden robohnya bangunan ...

Jul 28, 2026 - 07:19
0 0
DPRD DKI Desak Disdik Buka Data Sekolah Rusak Usai SDN Roboh

JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk segera membuka data kondisi seluruh bangunan sekolah di ibu kota. Desakan ini muncul setelah insiden robohnya bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang mengguncang dunia pendidikan Jakarta.

Insiden yang terjadi pada pekan ini menimpa ruang kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas belajar sehingga tidak ada korban. Namun, kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan warga sekolah dan kini memicu respon keras dari legislatif.

Insiden Roboh Jadi Pemicu

Peristiwa robohnya sebagian bangunan SDN tersebut langsung memicu kekhawatiran luas. Tidak ada korban jiwa, tetapi kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan kini menjadi sorotan tajam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan yang ambruk merupakan ruang kelas yang sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan struktural.

"Kami minta Disdik transparan soal data sekolah rusak. Masyarakat berhak tahu," tegas perwakilan Komisi E DPRD DKI dalam pernyataan terbarunya.

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Dikhawatirkan masih banyak sekolah di Jakarta yang kondisinya tidak layak dan berpotensi membahayakan siswa. Saat ini, siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 terpaksa belajar di tenda darurat sementara menunggu perbaikan dan relokasi sementara.

Data Penting yang Harus Dibuka

DPRD menekankan bahwa data yang dimaksud mencakup:

  • Jumlah dan sebaran sekolah dengan kerusakan bangunan
  • Kategori tingkat kerusakan (ringan, sedang, berat)
  • Anggaran perbaikan yang sudah dan akan dialokasikan
  • Rencana evakuasi dan solusi sementara bagi siswa terdampak

Data ini dinilai krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang. DPRD juga meminta audit menyeluruh terhadap seluruh gedung sekolah negeri di DKI Jakarta. Langkah ini diharapkan bisa mengungkap berapa banyak sekolah yang sebenarnya dalam kondisi darurat namun tidak terdata dengan baik.

Status Darurat dan Respons Disdik

Hingga berita ini ditulis, Disdik DKI belum memberikan respons resmi. Namun, sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa dinas tengah melakukan inventarisasi darurat serta koordinasi dengan instansi terkait. Desakan publik dan dewan semakin menguat agar pemerintah segera bertindak.

Kejadian roboh ini juga memunculkan desakan agar Pemerintah Provinsi DKI segera menetapkan status darurat infrastruktur pendidikan. Sejumlah anggota dewan menyatakan akan memanggil kepala Disdik dalam rapat kerja mendesak untuk meminta klarifikasi dan rencana aksi.

"Kami tidak ingin ada sekolah lain yang tiba-tiba ambruk dan menelan korban jiwa. Ini serius," tambah seorang anggota Komisi E.

Kekhawatiran Orangtua dan Publik

Di sisi lain, orangtua murid mulai melayangkan pertanyaan dan kekhawatiran. Media sosial diramaikan dengan tagar #SekolahKitaRusak dan #AuditSekolahJakarta. Banyak yang meminta agar anak-anak dipindahkan sementara jika gedung sekolah terindikasi berbahaya.

DPRD berjanji akan mengawal pengungkapan data dan memastikan langkah perbaikan segera dilakukan. Mereka juga meminta partisipasi publik untuk melapor jika menemukan kondisi bangunan sekolah yang mencurigakan.

Beberapa orangtua di Kebayoran Lama mengaku sudah lama mengeluhkan retakan di dinding kelas, namun perbaikan tak kunjung dilakukan. Kini mereka menuntut pertanggungjawaban dan solusi konkret.

Konsekuensi Hukum dan Anggaran

Jika terbukti ada kelalaian dalam pemeliharaan, DPRD tidak menutup kemungkinan meminta pertanggungjawaban hukum kepada pihak terkait. Selain itu, alokasi anggaran perbaikan sekolah di APBD Perubahan mendatang akan diawasi lebih ketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Peristiwa ini menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Jakarta. Transparansi data dinilai sebagai langkah awal untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus melindungi generasi penerus bangsa. Pantau terus perkembangan berita ini hanya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User