Donald Trump Tiba-tiba Puji Harry Kane Usai Inggris Kalahkan Meksiko
Washington DC , Beritatercepat.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan melontarkan pujian setinggi langit untuk kapten Timnas Inggris, Harry Kane, tak lama setelah the Three
Washington DC, Beritatercepat.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan melontarkan pujian setinggi langit untuk kapten Timnas Inggris, Harry Kane, tak lama setelah the Three Lions mengalahkan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Momen ini sontak mencuri perhatian publik, mengingat Trump dikenal lebih akrab dengan olahraga khas Amerika seperti golf dan tinju dibanding sepak bola global.
Trump mengutarakan kekagumannya melalui akun resmi Truth Social miliknya pada Minggu malam waktu Washington, tepat setelah laga dramatis yang berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas City, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Inggris. Dalam unggahan bernada penuh semangat, Trump menyebut striker berusia 32 tahun itu sebagai pemain hebat. Tak ayal, cuitan itu langsung viral di berbagai platform daring dan memicu gelombang reaksi dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Kemenangan Inggris atas Meksiko sendiri memang terasa spesial. Setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat gol cepat Raúl Jiménez, Inggris bangkit lewat dua gol yang diciptakan pada babak kedua. Harry Kane menjadi motor serangan tim asuhan pelatih Enzo Maresca dengan menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti yang tenang pada menit ke-67, sebelum ia mengirimkan umpan tarik matang yang diselesaikan dengan baik oleh Jude Bellingham menjadi gol penentu tujuh menit menjelang waktu normal berakhir. Satu gol dan satu umpan gol itu menegaskan status Kane sebagai salah satu penyerang paling konsisten di level internasional.
"Harry Kane of England is a GREAT player!!!"
Begitu bunyi pernyataan tegas Trump dalam bahasa Inggris. Ucapan singkat nan bombastis itu seakan mengejutkan banyak pihak, mengingat laga tersebut terjadi di tengah ketegangan politik antara AS dan Meksiko yang kembali memanas dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa pengamat politik olahraga menilai bahwa pujian ini sekaligus merupakan sindiran halus sang presiden kepada negara tetangganya yang baru saja tersisih dari turnamen sepak bola terbesar tersebut.
Ini bukan pertama kalinya tokoh global melayangkan apresiasi kepada performa Inggris di Piala Dunia 2026. Namun, nama Donald Trump jelas berbeda. Terpilih kembali sebagai Presiden pada akhir 2024, Trump selama ini jarang sekali menunjukkan ketertarikan terhadap sepak bola Eropa. Pernyataan terbarunya justru memunculkan spekulasi bahwa ia tengah mencoba merangkul basis penggemar olahraga yang lebih luas, terutama di tengah sukses penyelenggaraan turnamen di tanah Amerika.
Sementara itu, pujian dari Trump langsung dibalas secara diplomatis oleh tim media Harry Kane. Sang pemain yang kini membela raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen, malah terlihat tanpa ekspresi berlebihan dan memilih fokus penuh pada laga perempat final. Berdasarkan laporan yang diterima media kami dari lingkup timnas Inggris, Kane mengatakan bahwa fokus tim 100 persen tertuju pada upaya meraih trofi bergengsi yang sudah lama dinantikan. “Kami menghargai dukungan dari siapa pun, termasuk Presiden Trump. Tapi tujuan kami belum selesai,” begitu bunyi pernyataan singkat yang dikonfirmasi asisten pelatih timnas.
Pertandingan Inggris melawan Meksiko sempat dianggap sebagai ujian berat oleh analis sepak bola. Selama ini, Trio El Meksiko dikenal memiliki kecepatan dan determinasi yang merepotkan lini pertahanan tim-tim Eropa. Apalagi duel tersebut digelar di Kansas City yang cukup banyak dihuni komunitas pendukung Meksiko. Namun, ketenangan kapten Harry Kane yang kini sudah mengoleksi 68 gol dalam 105 penampilan untuk negaranya, memang jadi pembeda.
Warganet pecinta si kulit bundar pun ramai-ramai membanjiri kolom komentar di berbagai platform daring. Tagar #TrumpPraiseKane dan #ENGvMEX sempat menduduki puncak tren media sosial global. Banyak pengguna menyoroti gaya penulisan Trump yang penuh huruf kapital dan tanda seru khasnya, yang jarang digunakan untuk membahas atlet non-Amerika.
Dengan hasil ini, Inggris memastikan satu tempat di babak perempat final. Mereka kini tinggal menunggu pemenang laga antara Uruguay dan Kroasia yang baru akan dimainkan malam nanti. Apabila mampu mempertahankan performa yang dipimpin Harry Kane, bukan tidak mungkin pujian demi pujian akan terus mengalir deras, entah dari penggemar biasa maupun dari presiden negara adidaya sekalipun. Publik sepak bola di seluruh penjuru pun kini menanti akankah Trump kembali melontarkan dukungan nyelenehnya andai Inggris melaju hingga ke partai final.
Comments (0)