Damai Pasca Bentrokan Maut, Warga Menteng Serahkan Kasus ke Polisi
JAKARTA — Mediasi damai antara warga Menteng dan keluarga korban bentrokan maut akhirnya membuahkan hasil.Pertemuan yang digelar di Markas Polda Metro Jaya pada Senin (27/7) itu menyepakati penghent...
JAKARTA — Mediasi damai antara warga Menteng dan keluarga korban bentrokan maut akhirnya membuahkan hasil.
Pertemuan yang digelar di Markas Polda Metro Jaya pada Senin (27/7) itu menyepakati penghentian konflik. Kedua pihak juga menyerahkan proses hukum kepada kepolisian tanpa intervensi.
Kesepakatan Tercapai
Mediasi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung alot. Namun, setelah lebih dari dua jam, tercapai titik temu yang melegakan semua pihak. Ketua RT 08 RW 04 Menteng, Ahmad Fauzi, menjadi perwakilan warga. Sementara dari pihak korban hadir beberapa anggota keluarga yang dipimpin oleh Sumiyati, istri almarhum.
- Waktu: Senin, 27 Juli 2026, pukul 10.00 – 12.30 WIB
- Tempat: Ruang Mediasi Polda Metro Jaya
- Peserta: Pengurus RT 08/04, perwakilan keluarga korban, dan polisi mediator
- Hasil: Kesepakatan damai dan penyerahan penuh penanganan hukum ke polisi
- Suasana pasca-mediasi: Kedua pihak saling bermaafan
Permintaan Maaf Warga
Ahmad Fauzi dalam kesempatan itu menyampaikan permohonan maaf secara resmi. “Kami mewakili seluruh warga RT 08 menyampaikan duka mendalam atas kejadian yang merenggut nyawa korban. Kami menyesal dan meminta maaf sebesar-besarnya. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir,” ujarnya dengan nada bergetar.
Keluarga Korban Ikhlas
Sementara itu, Sumiyati mewakili keluarga menyatakan keikhlasan. Ia menegaskan tidak akan menuntut balas secara pribadi. “Kami serahkan semua kepada yang berwajib. Tidak ada dendam di hati kami. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” kata Sumiyati sambil menyeka air mata.
Polisi Lanjutkan Penyelidikan
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Arya Wicaksana, yang memantau mediasi menyampaikan apresiasi. Namun, ia memastikan proses pidana tetap berjalan. “Kami hargai langkah damai ini. Tapi penyelidikan dan penegakan hukum tetap berlanjut. Semua yang terlibat akan diproses secara profesional,” tegasnya.
Bentrokan maut itu terjadi pada Sabtu (25/7) dini hari. Dipicu kesalahpahaman antarwarga yang berkembang menjadi aksi kekerasan. Satu orang meninggal dunia dengan luka benda tajam, sementara tiga lainnya luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Polisi telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan masih mendalami motif pastinya.
Warga Perkuat Ronda
Pasca mediasi, warga Menteng berkomitmen meningkatkan keamanan lingkungan. Ronda malam akan digiatkan dan pertemuan rutin antar RT bakal diintensifkan. “Ke depan kami akan lebih guyub. Tidak boleh ada lagi pertumpahan darah,” tutup Ahmad Fauzi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Menteng terpantau normal dan terkendali. Aparat kepolisian masih berjaga di beberapa titik demi memastikan stabilitas.
Comments (0)