Aug 26, 2026
Hukum

Burnham Ditagih Dukung Komisi Reformasi Pemilu dalam 100 Hari Pertama

LONDON — Andy Burnham akan menghadapi ujian pertama soal komitmennya terhadap reformasi pemilu hampir seketika setelah resmi menjabat sebagai perdana mente

Burnham Ditagih Dukung Komisi Reformasi Pemilu dalam 100 Hari Pertama

LONDON — Andy Burnham akan menghadapi ujian pertama soal komitmennya terhadap reformasi pemilu hampir seketika setelah resmi menjabat sebagai perdana menteri Inggris. Sebanyak hampir 100 anggota parlemen dari Partai Buruh (Labour MPs) dikabarkan telah memberikan dukungan mereka untuk pembentukan komisi nasional baru yang bertugas menelaah perubahan sistem pemilihan umum di Westminster.

Dukungan massal tersebut diarahkan agar Burnham menyetujui pembentukan komisi independen untuk mengevaluasi penggantian sistem first past the post (FPTP) — sistem yang selama ini membuat satu partai bisa memenangkan mayoritas kursi tanpa meraih mayoritas suara rakyat. Tuntutan tersebut diajukan agar keputusan penting ini masuk dalam agenda 100 hari pertama kepemimpinan Burnham di Gedung Putih Westminster.

Menariknya, Burnham sendiri dikenal lama sebagai salah satu penggagas utama reformasi elektoral di internal Partai Buruh. Selama menjadi wali kota Greater Manchester, ia berulang kali menyatakan bahwa sistem FPTP telah menciptakan kesenjangan antara suara rakyat dan representasi politik di parlemen. Kini, posisinya yang lebih tinggi menjadikan dirinya subjek ujian bagi rekan-rekan seperjuangannya sendiri.

Kronologi Tekanan terhadap Burnham

  1. Penggalangan dukungan lintas faksi: Para pendukung reformasi mengumpulkan tanda tangan hampir 100 anggota parlemen Labour, membentuk blok tekanan signifikan di internal partai penguasa.
  2. Rilisan eksklusif ke media: Kabar mengenai daftar dukungan itu bocor ke publik pada Selasa, 25 Agustus 2026, memicu diskusi luas di kalangan pengamat politik Inggris.
  3. Minggu pertama parlemen: Burnham diperkirakan langsung ditagih untuk menyatakan sikap saat parlemen bersidang perdana di bawah kepemimpinannya.
  4. Batas waktu 100 hari: Kelompok reformis menetapkan tenggat politik yang jelas — komisi harus disetujui dalam 100 hari pertama pemerintahan Burnham.

Mengapa Sistem First Past the Post Dipersoalkan?

Sistem FPTP dipakai Inggris sejak ratusan tahun lalu dan dinilai sederhana: kandidat dengan suara terbanyak di tiap daerah pemilihan langsung memenangkan kursi. Namun kritikus menyebut sistem ini timpang secara proporsional. Pada pemilu 2024 silam, Partai Buruh meraih mayoritas besar 411 kursi meski hanya mengantongi satu pertiga suara nasional. Sebaliknya, partai-partai kecil seperti Reform UK dan Liberal Democrats sering kali kehilangan puluhan kursi meskipun jutaan pemilih memilih mereka.

AspekFirst Past the Post (Saat Ini)Sistem Proporsional (Diusulkan)
Cara menangSuara terbanyak per dapilKursi sesuai porsi suara nasional
Kecepatan hasilCepat, sederhanaLebih lambat, proses kompleks
Representasi partai kecilSangat minimJauh lebih adil
Hubungan wakil-rakyatAda, via dapil lokalBervariasi tergantung model

"Hampir seratus kolega kami sudah menyatakan dukungan. Ini bukan sekadar gerakan pinggiran, melainkan arus utama dalam partai," ujar salah satu penyelenggara kampanye reformasi, seperti dilansir Guardian. Para pendukung meyakini momen ini langka: perdana menteri yang pro-reformasi sekaligus mayoritas parlemen yang simpatik.

Analisis: Ujian Politis Awal Kepemimpinan Burnham

Tekanan terhadap Burnham memiliki dimensi ganda. Di satu sisi, menyetujui komisi adalah cara murah secara politik — komisi tidak serta-merta mengubah sistem, hanya menelaahnya. Di sisi lain, penolakan punya risiko besar: Burnham bisa dicap mengingkari prinsip yang ia perjuangkan sendiri selama bertahun-tahun, dan itu berpotensi memicu pemberontakan terbuka dari sayap progresif partainya di awal masa jabatan.

Pengamat politik menilai strategi "komisi dulu, keputusan kemudian" adalah jalan tengah yang lazim di Westminster. "Komisi nasional memberi ruang napas bagi Burnham. Ia bisa menunjukkan itikad baik tanpa langsung terikat pada perubahan konstitusional besar," komentar seorang analis elektoral. Meski demikian, sejarah menunjukkan usulan serupa pernah dibahas pada referendum 2011 — yang berakhir dengan 67,9% pemilih menolak penggantian FPTP — sehingga jalannya tetap tidak mudah.

Bagaimanapun, dengan hampir 100 dari sekitar 400 anggota parlemen Labour mendukung usulan ini, isu reformasi pemilu kini resmi menjadi agenda yang tak bisa lagi diabaikan oleh pemerintahan baru Burnham. Jawabannya dalam pekan-pekan awal parlemen akan menentukan apakah janji reformasi elektoral benar-benar bergerak atau sekadar berhenti sebagai wacana.

[SOCIAL_TWEET]: Hampir 100 MP Labour menagih Burnham dukung komisi reformasi pemilu dalam 100 hari pertama. Akankah era first past the post berakhir? #Burnham #LabourUK[SOCIAL_TG]: 🔴 Burnham Ditagih Dukung Reformasi Pemilu — Hampir 100 MP Labour desak komisi nasional pengganti first past the post disetujui dalam 100 hari pertama pemerintahan. Simak kronologi dan analisisnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User