Bupati Serang Lantik 20 Kepala Puskesmas Baru
KABUPATEN SERANG — Bupati Serang Raturachmatuzakiyah kembali melakukan perombakan besar di tubuh pemerintahan daerah. Kali ini, ia melantik puluhan pejabat
KABUPATEN SERANG — Bupati Serang Raturachmatuzakiyah kembali melakukan perombakan besar di tubuh pemerintahan daerah. Kali ini, ia melantik puluhan pejabat struktural, termasuk 20 Kepala Puskesmas yang akan bertugas langsung melayani masyarakat di bidang kesehatan. Acara yang digelar di Aula Puskesmas Kecamatan Ciruas pada Rabu, 15 Juli 2026 itu terasa berbeda: pelantikan tidak dilakukan di kantor bupati, melainkan di salah satu fasilitas kesehatan milik publik, menandakan kedekatan pemimpin dengan akar rumput.
Rotasi Besar-besaran Menyentuh Layanan Dasar
Secara total, Bupati melantik 21 pejabat administrator (eselon III dan IV), 20 Kepala Puskesmas, dan 15 Kepala Tata Usaha (KTU). Rotasi ini bukan hanya pergeseran personal, melainkan strategi untuk menyegarkan birokrasi dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, para camat, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana khidmat terasa ketika satu per satu nama dipanggil untuk menerima Surat Keputusan dan diambil sumpah jabatan. Bagi banyak pejabat baru, ini adalah momen transisi dari staf pelaksana menjadi pemimpin di garis depan.
“Hari ini kami baru melakukan pelantikan untuk jabatan administrator kurang lebih 21 orang. Kemudian ada tambahan juga untuk tenaga kesehatan yang ditugaskan menjadi kepala puskesmas kurang lebih 20 orang,” ujar Zakiyah di sela acara.
Pesan Kuat: Pejabat adalah Pelayan
Lokasi pelantikan yang tidak lazim—di Puskesmas, bukan ruang rapat eksekutif—saray dengan simbol. Bupati Zakiyah menegaskan bahwa seorang pejabat tidak boleh ‘alergi’ terhadap kehidupan rakyat. Ia harus hadir, mendengar, dan menjadi teladan.
“Jadi jangan alergi terhadap situasi atau lingkungan di masyarakat. Seorang pejabat bukan hanya duduk di singgasana saja, tetapi bisa memberikan teladan bagi masyarakat yang ada di bawah,” tegasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa jabatan bukanlah singgasana kehormatan, melainkan amanah untuk melayani. Bupati mengingatkan bahwa warga kini semakin kritis dan menginginkan respons cepat atas kebutuhan kesehatan mereka. Kepala Puskesmas baru diminta untuk membangun sistem pelayanan yang responsif, humanis, dan profesional.
Profil Cepat 20 Puskesmas Tersebar
Meskipun daftar nama lengkap belum dirilis ke publik, konfirmasi dari Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa 20 Puskesmas yang mendapatkan nahkoda baru tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Serang. Mereka meliputi Puskesmas rawat inap dan non-rawat inap, dengan beban pasien yang beragam. Beberapa di antaranya merupakan tenaga kesehatan senior yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tata Usaha atau pejabat fungsional.
Berikut sebaran singkat 20 Puskesmas tersebut:
- Wilayah utara: 5 Puskesmas (antara lain di Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Ciruas)
- Wilayah tengah: 8 Puskesmas (Kecamatan Cikande, Kragilan, Kibin, dll.)
- Wilayah selatan: 7 Puskesmas (Kecamatan Baros, Petir, Pabuaran, dan sekitarnya)
Penempatan ini disesuaikan dengan kompetensi dan pengalaman di fasilitas kesehatan primer. Masing-masing Kepala Puskesmas baru diwajibkan menyusun rencana aksi 100 hari pertama untuk memperbaiki mutu layanan, mulai dari jam buka, ketersediaan obat, hingga keramahan petugas.
Harapan Masyarakat dan Tantangan
Warga Serang berharap penyegaran ini membawa angin segar. Keluhan klasik seperti antre panjang, obat yang sering kosong, dan tenaga kesehatan yang kurang ramah menjadi pekerjaan rumah besar. Di sisi lain, Puskesmas juga dituntut menjadi ujung tombak program promotif dan preventif, bukan sekadar pengobatan kuratif.
Bupati Zakiyah menambahkan, ia akan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja para Kepala Puskesmas. Indikatornya jelas: kepuasan pasien, kecepatan pelayanan, dan program inovatif di tingkat desa.
“Yang pertama adalah memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Karena masyarakat sekarang tidak ingin menunggu, mereka ingin dilayani dengan cepat dan tepat. Itu amanah yang harus dijalankan,” pungkasnya.
Dengan komposisi baru ini, Kabupaten Serang berharap dapat meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sektor kesehatan yang pada tahun 2025 masih berada di angka 78,4. Target 2026 adalah 82,0—sebuah lompatan ambisius yang bertumpu pada pundak 20 kepala Puskesmas anyar.
Masyarakat kini menanti bukti, bukan sekadar seremonial. Pelantikan di Puskesmas Ciruas hanyalah awal. Kerja nyata di lapanganlah yang akan menjadi ukuran sesungguhnya.
[SOCIAL_TWEET]: Bupati Serang lantik 20 Kepala Puskesmas baru di Puskesmas Ciruas. Pesan tegas: pejabat adalah pelayan, bukan raja. Kini warga tunggu bukti pelayanan cepat dan manusiawi. #SerangSehat #Puskesmas #PelayananPublik[SOCIAL_TG]: 🩺 Bupati Serang resmi lantik 20 Kepala Puskesmas baru di Aula Puskesmas Ciruas. Rotasi total 56 pejabat. Pesan Bupati: layani masyarakat sepenuh hati, jangan alergi pada rakyat! Simak berita lengkapnya.
Comments (0)