Budi Rustandi Resmikan Serang Mengaji di Awal Tahun Ajaran 2026

SERANG, BANTENRAYA.COM — Wali Kota Serang Budi Rustandi resmi membuka Program Serang Mengaji untuk tahun kedua pada Rabu, 15 Juli 2026. Acara yang digelar

Jul 16, 2026 - 07:57
0 0

SERANG, BANTENRAYA.COM — Wali Kota Serang Budi Rustandi resmi membuka Program Serang Mengaji untuk tahun kedua pada Rabu, 15 Juli 2026. Acara yang digelar di SMP Negeri 9 Kota Serang ini dirangkaikan dengan tadarus Al-Qur’an serentak dan pembekalan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Program ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di bawah kepemimpinan Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia (Budi-Agis) dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan sejak hari pertama masuk sekolah.

Tadarus Serentak sebagai Pembuka Tahun Ajaran Baru

Pembukaan Program Serang Mengaji dilakukan secara hibrida—luring di SMP Negeri 9 dan daring dari sekolah-sekolah lain. Ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan ikut membaca dan mentadaruskan Al-Qur’an secara serempak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis. “Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Ini bukan sekadar seremoni, tapi bagian dari kurikulum karakter,” ujarnya.

“Memulai tahun ajaran baru dengan membaca dan bertadarus Al-Qur’an adalah langkah yang sangat baik. Ini menjadi bekal siswa khususnya murid baru dalam MPLS,” kata Budi Rustandi dalam sambutannya.

Ketua Satgas Serang Mengaji, K.H. Enting Abdul Karim, juga hadir dan memberikan tausiah tentang pentingnya akhlak mulia bagi pelajar. Menurutnya, program ini akan terus dievaluasi dan diperluas ke semua sekolah di Kota Serang.

Dampak Program terhadap Pendidikan Karakter

Program Serang Mengaji tidak hanya berhenti pada tadarus bersama. Sepanjang tahun ajaran, siswa diwajibkan mengikuti kegiatan mengaji dan baca tulis Al-Qur’an (BTA) secara terjadwal. Sekolah-sekolah menyediakan guru ngaji dan buku monitoring perkembangan.

Data dari Dindikbud Kota Serang mencatat, pada tahun pertama program (2025/2026) sebanyak 98% sekolah telah melaksanakan kegiatan mengaji minimal 30 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Angka partisipasi siswa mencapai 95%, atau sekitar 86.000 peserta didik.

Namun, masih ada beberapa tantangan. Di antaranya keterbatasan jumlah guru ngaji di sekolah negeri dan minimnya buku Iqra’ untuk siswa kelas bawah. Pemkot Serang berencana mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp 2,5 miliar pada APBD Perubahan 2026 untuk pelatihan guru ngaji dan pengadaan 10.000 eksemplar buku Iqra’.

Integrasi dengan MPLS dan Kurikulum Merdeka

Serang Mengaji juga diintegrasikan dengan kegiatan MPLS. Setiap siswa baru diwajibkan mengikuti pembekalan agama selama seminggu pertama. Modul MPLS tahun ini memuat materi tentang adab membaca Al-Qur’an, hafalan surat pendek, dan praktik sholat dhuha.

Budi Rustandi menegaskan bahwa program ini selaras dengan Kurikulum Merdeka. “Pendidikan karakter adalah fondasi. Kami ingin anak-anak Serang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, pengamat pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dr. Haryanto, menilai langkah Pemkot Serang patut diapresiasi. “Program seperti ini jarang dilakukan oleh daerah lain. Ini bisa menjadi model pendidikan karakter berbasis agama di Indonesia,” ujarnya. Namun, ia mengingatkan agar program tidak menjadi beban administratif yang berlebihan bagi guru.

Rencana Pengembangan Program

Ke depan, Pemkot Serang akan memperluas cakupan Serang Mengaji hingga ke jenjang SMA/sederajat (meskipun kewenangan belum sepenuhnya di kota) dan ke komunitas belajar di luar sekolah. Selain itu, akan ada lomba tahfidz dan festival seni islami setiap akhir semester sebagai bentuk apresiasi.

Anggaran khusus untuk program ini pada tahun 2026 mencapai Rp 7,8 miliar, naik 15% dari tahun sebelumnya. Sebagian besar digunakan untuk honor guru ngaji honorer dan penyediaan sarana belajar.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, diharapkan Program Serang Mengaji mampu mencetak generasi muda yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.

[SOCIAL_TWEET]: Wali Kota Budi Rustandi resmikan program Serang Mengaji tahun kedua! Ribuan siswa tadarus Al-Qur’an serentak. Langkah nyata pendidikan karakter di Serang. #PendidikanKarakter #SerangMengaji #BudiRustandi[SOCIAL_TG]: 📚 Resmi! Serang Mengaji tahun kedua dimulai. Tadarus serentak, pembekalan MPLS, dan target 100% sekolah. Semoga jadi berkah buat pendidikan Serang! 🤲

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User