Brian Yuliarto Resmi Jabat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
JAKARTA, DETIK INI JUGA — BARU SAJA: Brian Yuliarto resmi dilantik sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek). Upacara pengambilan sumpah digelar di Istana Negara, han...
JAKARTA, DETIK INI JUGA — BARU SAJA: Brian Yuliarto resmi dilantik sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek). Upacara pengambilan sumpah digelar di Istana Negara, hanya beberapa menit lalu.
Pelantikan ini berlangsung cepat dan mengejutkan. Tidak ada pengumuman sebelumnya. Informasi dihimpun Beritatercepat menyebutkan, Presiden langsung memimpin prosesi. Sejumlah pejabat tinggi negara hadir sebagai saksi.
Profil Singkat Sang Menteri
Brian Yuliarto bukan nama asing di dunia riset. Ia adalah guru besar dan ilmuwan terkemuka. Rekam jejaknya mencakup riset material maju dan inovasi teknologi tepat guna. Kini ia mengemban amanah besar di kementerian yang membawahi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi nasional.
- Nama lengkap: Brian Yuliarto
- Bidang keahlian: Sains material dan nanoteknologi
- Posisi sebelumnya: Guru besar di institut teknologi ternama
- Portofolio: Ratusan publikasi internasional dan puluhan paten
Alasan Penunjukan Mendadak
Presiden dikabarkan ingin percepatan di sektor riset. Sumber internal istana mengonfirmasi, “Kita butuh menteri yang paham ekosistem inovasi dari hulu ke hilir.” Brian dinilai tepat karena latar belakangnya yang kuat sebagai peneliti dan akademisi.
Keputusan Presiden ini tertuang dalam Keppres yang ditandatangani pagi tadi. Nomor surat keputusan masih dirahasiakan.
Agenda 100 Hari Pertama
Informasi dihimpun dari lingkaran dekat menteri baru, berikut program prioritas yang akan langsung digeber:
- Reformasi kurikulum perguruan tinggi agar selaras dengan kebutuhan industri
- Kenaikan anggaran riset dasar dan terapan
- Pembentukan dana abadi penelitian
- Fasilitasi kemitraan universitas dengan pusat riset global
- Percepatan hilirisasi hasil riset dalam negeri
Harapan Publik dan Akademisi
Respons awal dari komunitas akademik positif. “Kami berharap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka diperkuat,” ujar seorang rektor yang enggan disebut namanya. Diharapkan pula terobosan di bidang sains dasar yang selama ini minim pendanaan.
Namun, tantangan besar menanti. Koordinasi lintas kementerian dan keterbatasan infrastruktur riset menjadi pekerjaan rumah mendesak. Beritatercepat akan terus memantau perkembangan.
UPDATE: Ini adalah berita yang sedang berkembang. Tim kami akan memberikan kabar terbaru setiap menit.
Comments (0)