BREAKING: Usai Imbauan Walkot, Pagar Mal Surabaya Dipendekkan
BARU SAJA — Pengelola mal raksasa di Surabaya, Pakuwon Group, bergerak cepat memendekkan pagar di dua pusat perbelanjaan utama, Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall. Langkah ini menjadi respons langsung...
BARU SAJA — Pengelola mal raksasa di Surabaya, Pakuwon Group, bergerak cepat memendekkan pagar di dua pusat perbelanjaan utama, Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall. Langkah ini menjadi respons langsung atas imbauan keras Wali Kota Eri Cahyadi yang menuntut estetika kota lebih terjaga.
KONFIRMASI menit lalu menyebutkan, proses pemendekkan pagar sudah dimulai di sejumlah titik strategis. Keputusan ini diambil setelah serangkaian diskusi internal manajemen dengan pemkot. Pagar yang sebelumnya tinggi dan masif kini dipangkas untuk membuka visual bangunan.
Perubahan Drastis di Lokasi Utama
Di Tunjangan Plaza, pagar depan yang membentang di sepanjang jalan protokol terlihat lebih rendah. Saksi mata melaporkan, pekerja konstruksi tampak memotong struktur besi dan beton sejak pagi. Hal serupa terjadi di Pakuwon Mall, di mana pagar pembatas area parkir dan pedestrian juga dipersingkat.
- Pagar Tunjungan Plaza dipangkas dari tinggi sekitar 3 meter menjadi 1,5 meter.
- Pakuwon Mall mengurangi pagar di sisi barat dan timur hingga 50 persen.
- Proyek pemendekkan ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.
- Manajemen mengerahkan puluhan pekerja di dua lokasi secara bersamaan.
Alasan di Balik Pemendekkan Pagar
Wali Kota Eri Cahyadi sebelumnya menegaskan bahwa pagar tinggi membuat wajah kota terkesan tertutup. Imbauan itu disampaikan dalam forum tertutup bersama asosiasi pengelola mal. Pakuwon Group, sebagai pengelola terbesar, langsung merespons tanpa menunda.
Langkah ini dinilai strategis untuk menciptakan kesan terbuka dan ramah. Dengan pagar lebih pendek, area publik dan fasad bangunan menjadi lebih terlihat dari jalan raya. Hal ini juga diharapkan meningkatkan daya tarik visual kawasan pusat kota.
Dampak pada Keamanan dan Kenyamanan
Manajemen memastikan pemendekkan pagar tidak mengorbankan aspek keamanan. Sistem pengawasan CCTV diperkuat di titik-titik yang pagarnya dikurangi. Petugas keamanan juga ditambah untuk mengantisipasi potensi akses tidak sah.
- Penambahan 20 kamera pengawas di Tunjungan Plaza dan 15 di Pakuwon Mall.
- Ronda petugas keamanan ditingkatkan menjadi 30 menit sekali.
- Pagar baru dilengkapi sensor getar untuk deteksi dini.
- Manajemen berkoordinasi dengan polsek setempat untuk patroli bersama.
Respons Warga dan Pengunjung
Sejumlah pengunjung yang ditemui di lokasi mengapresiasi perubahan ini. Mereka menilai area sekitar mal kini terasa lebih lega dan tidak sumpek. Beberapa pedagang kaki lima di sekitar pagar juga diuntungkan karena akses visual ke toko lebih terbuka.
Namun, tidak sedikit warga yang khawatir soal keamanan. Mereka berharap manajemen tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas. Manajemen menjamin akan melakukan evaluasi berkala setiap minggu.
Langkah Lanjutan Pakuwon Group
Pakuwon Group tidak berhenti pada pemendekkan pagar. Mereka berencana menata ulang area pedestrian dengan tanaman hias dan kursi taman. Desain baru ini akan disesuaikan dengan konsep kota modern yang diusung pemkot.
Dalam pernyataan resmi, manajemen menyatakan komitmennya mendukung program estetika kota. Mereka juga membuka ruang dialog dengan warga sekitar untuk menerima masukan. Proyek ini menjadi proyek percontohan bagi mal lain di Surabaya.
Perbandingan dengan Mal Lain
Sejumlah pengelola mal di Surabaya seperti Galaxy Mall dan Supermal Pakuwon Indah disebut akan mengikuti langkah serupa. Pemkot menargetkan seluruh pagar mal di jalan protokol dipendekkan dalam enam bulan. Ini bagian dari wajah baru Surabaya yang lebih terbuka.
Data dari Dinas Cipta Karya menyebutkan, ada 12 mal dengan pagar tinggi yang perlu disesuaikan. Pakuwon Group menjadi yang pertama bergerak. Langkah ini diawasi ketat oleh tim pengawas pemkot.
Kesimpulan Sementara
Pemendekkan pagar ini adalah sinyal kuat bahwa kolaborasi swasta dan pemerintah bisa berjalan cepat. Ke depan, estetika kota tidak lagi terkorbankan oleh tembok tinggi. Semua pihak kini menunggu hasil akhir proyek ini.
UPDATE berikutnya akan kami sampaikan setelah proses fisik selesai. Pantau terus kanal ini untuk informasi terbaru dari lapangan.
Comments (0)