BREAKING: Palang Pintu Gagal Tutup Saat Kereta Brantas Melintas
BARU SAJA – Video viral memperlihatkan palang pintu perlintasan kereta api di jalur selatan gagal menutup saat KA 152 Brantas melaju kencang. Ribuan pengguna jalan nyaris menjadi korban kecelakaan f...
BARU SAJA – Video viral memperlihatkan palang pintu perlintasan kereta api di jalur selatan gagal menutup saat KA 152 Brantas melaju kencang. Ribuan pengguna jalan nyaris menjadi korban kecelakaan fatal. KAI langsung angkat bicara.
Dalam rekaman amatir yang tersebar luas di media sosial, terlihat palang pintu perlintasan di wilayah Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten tetap terbuka lebar meski kereta jurusan Jakarta–Surabaya itu sudah mendekat. Pengendara motor dan mobil berhenti mendadak, beberapa di antaranya hampir tertabrak.
FAKTA KUNCI INSIDEN
- Lokasi: Perlintasan sebidang KM 73+200, Desa Cemplang, Banten
- Waktu: Sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (14/2)
- Kereta: KA 152 Brantas relasi Pasar Senen–Blitar
- Kondisi: Palang otomatis tidak berfungsi selama 3 menit
- Korban: Tidak ada luka-luka, namun dua pengendara motor nyaris terserempet
- Respon: Petugas KAI setempat baru datang setelah kereta lewat
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi kejadian ini. Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. “Kami mohon maaf atas kegagalan fungsi palang pintu. Ini murni kesalahan teknis yang sedang kami investigasi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
KAI memastikan tim teknis langsung dikerahkan ke lokasi untuk memperbaiki sistem. Pihaknya juga akan mengevaluasi prosedur perawatan palang pintu di seluruh perlintasan sebidang rawan. “Kami siaga 24 jam untuk memastikan keamanan perlintasan. Kejadian ini menjadi catatan serius,” tambah Joni.
REAKSI PUBLIK MENGALIR DERAS
Warganet ramai mengomentari video tersebut. Banyak yang menyoroti kurangnya pengawasan dan kecepatan respons petugas. “Ini darurat! Bayangkan jika anak kecil main di rel,” tulis akun @warga_waspada. Tagar #PalangGagalTutup sempat trending di Twitter selama dua jam.
Seorang saksi mata, Dedi (32), warga sekitar, mengaku masih gemetar saat merekam kejadian. “Saya pikir kereta akan berhenti. Tapi dia terus melaju, padahal palang masih naik. Saya teriak minta pengendara berhenti,” ujarnya kepada tim Beritatercepat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan perbaikan. KAI mengimbau masyarakat tetap waspada di setiap perlintasan sebidang, meski palang pintu berfungsi normal. “Keselamatan adalah prioritas mutlak kami,” tegas Joni.
Perkembangan: KAI berjanji merampungkan investigasi dalam 2x24 jam dan membuka hotline pengaduan 121 untuk laporan perlintasan bermasalah. Tim jurnalis Beritatercepat akan terus memantau situasi.
Comments (0)