JAKARTA — BREAKING: Nasib Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini sepenuhnya berada di tangan para ketua umum partai politik yang duduk di DPR RI.
KONFIRMASI terbaru menyebutkan Mahkamah Konstitusi tidak mendiskualifikasi Gibran meski ia maju tanpa ijazah setara SMA. Keputusan itu membuat bola panas berpindah ke Senayan.
"Tindak lanjut politiknya ada di DPR," ujar seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya, MENIT LALU.
Fakta Kunci
- MK tidak mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka.
- Gibran maju tanpa ijazah setara SMA.
- Nasib politiknya kini ditentukan ketua umum partai di DPR.
- Belum ada sikap resmi dari koalisi pendukung.
- Saksi mata menyebut lobi politik mulai intensif.
UPDATE: Sejumlah ketua umum partai dilaporkan menggelar pertemuan tertutup. Agenda utama membahas posisi Gibran di pemerintahan.
Seorang saksi mata menyatakan suasana rapat berlangsung alot. "Ada tarik-menarik kepentingan," katanya.
Respons Publik
Publik menanti langkah DPR. Tekanan datang dari berbagai elemen mahasiswa dan organisasi masyarakat.
- Demo susulan dikabarkan mulai muncul di beberapa kota.
- Petisi daring menuntut transparansi.
- Siaga politik meningkat jelang pekan depan.
Pengamat menilai keputusan ketua umum partai akan jadi penentu akhir. Bila DPR bergerak, proses politik bisa berjalan cepat.
"Ini ujian integritas partai politik," ujar analis politik dari sebuah lembaga riset.
Skenario ke Depan
Ada tiga kemungkinan yang beredar di kalangan elite:
- Gibran tetap didukung penuh.
- Gibran dipanggil untuk klarifikasi.
- Evaluasi ulang koalisi.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPR maupun istana. Semua pihak masih menahan diri.
BARU SAJA: sejumlah ketua umum dikabarkan akan menggelar jumpa pers dalam waktu dekat. Media menunggu di gedung parlemen.
PERKEMBANGAN ini menjadi sorotan nasional. Publik menuntut kejelasan sikap politik para pemimpin partai.
Beritatercepat akan terus memantau setiap menit. Ikuti update selanjutnya.
Comments (0)