BREAKING: Longsor Gegerkalong Bandung Hancurkan Empat Bangunan Vital
BANDUNG, DETIK INI JUGA — Bencana tanah longsor menerjang permukiman padat di Gegerkalong, Kota Bandung, menghancurkan masjid, madrasah, dan dua rumah warga dalam sekejap. Insiden yang terjadi Selas...
BANDUNG, DETIK INI JUGA — Bencana tanah longsor menerjang permukiman padat di Gegerkalong, Kota Bandung, menghancurkan masjid, madrasah, dan dua rumah warga dalam sekejap. Insiden yang terjadi Selasa (18/7/2026) sore ini sontak mengejutkan warga dan memicu operasi darurat besar-besaran.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, material tanah dan bebatuan besar menggulung deretan bangunan di lereng bukit. Bangunan masjid yang menjadi pusat ibadah warga sekitar dilaporkan rata dengan tanah. Sementara itu, madrasah tempat anak-anak menimba ilmu agama juga ikut luluh lantak. Dua unit rumah di sampingnya tak luput dari amukan longsor.
- Empat bangunan hancur total: satu masjid, satu madrasah, dua rumah warga.
- Longsor terjadi mendadak tanpa peringatan dini, pukul 15.30 WIB.
- Belum ada laporan korban jiwa, evakuasi masih berlangsung.
- Material longsor menutup akses jalan utama di area tersebut.
Kronologi dan Kepanikan Warga
Saksi mata di lokasi menyebut tanah tiba-tiba ambrol disertai suara gemuruh keras. Warga yang panik langsung berhamburan menyelamatkan diri. "Saya melihat tanah seperti bergerak cepat, lalu bangunan di depan roboh seketika," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban yang tertimbun.
Respons Darurat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, dibantu TNI/Polri dan relawan, langsung dikerahkan ke lokasi kurang dari 15 menit pasca-longsor. Kepala Pelaksana BPBD menyatakan fokus utama adalah evakuasi dan pendataan. "Alat berat segera didatangkan untuk membersihkan material longsor. Kami juga sudah mendirikan tenda pengungsian bagi warga terdampak," jelasnya. Garis polisi dipasang di radius 100 meter dari titik longsor. Warga diimbau mengungsi ke tempat lebih aman karena potensi longsor susulan masih tinggi.
Peringatan Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini hujan lebat di wilayah Bandung Raya hingga malam hari. Masyarakat di daerah rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat retakan tanah.
Update Terbaru
Hingga pukul 17.00 WIB, proses evakuasi masih berjalan. Tim identifikasi tengah mendata kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Belum ada pernyataan resmi dari Wali Kota Bandung, namun posko darurat telah didirikan di balai desa setempat. Bantuan logistik mulai mengalir dari berbagai pihak untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal. Pantau terus portal ini untuk perkembangan selanjutnya.
Comments (0)