Monday, 24 August 2026 | 09:53 WIB

BREAKING: KPK Tetapkan Enam Tersangka, Rektor Unsoed Dilaporkan Peras Ortu Mahasiswa

PURWOKERTO — KPK BARU SAJA menetapkan enam tersangka dalam dugaan pemerasan penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Rektor dan wakil rektor masuk daftar. Kasus ini menggun...

Aug 24, 2026 - 08:04
0 0
BREAKING: KPK Tetapkan Enam Tersangka, Rektor Unsoed Dilaporkan Peras Ortu Mahasiswa

PURWOKERTO — KPK BARU SAJA menetapkan enam tersangka dalam dugaan pemerasan penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Rektor dan wakil rektor masuk daftar. Kasus ini mengguncang kampus negeri di Purwokerto, Jawa Tengah. Orang tua calon mahasiswa dilaporkan jadi korban pemerasan selama proses seleksi berjalan.

Konfirmasi status tersangka itu datang langsung dari jalur penyidikan. Enam pejabat kampus kini resmi berhadapan dengan hukum. Mereka diduga aktif merancang dan menikmati aliran uang ilegal dari jalur masuk kampus. Penyidik menegaskan investigasi belum berhenti. Semua pihak yang terlibat bakal dikejar sampai tuntas.

Enam Tersangka, Puncak Institusi Ikut Terseret

Daftar tersangka memuat nama-nama besar di lingkungan Unsoed. Rektor dan wakil rektor menjadi sorotan utama. Empat tersangka lainnya dilaporkan pejabat serta pihak yang terkait langsung dengan sistem penerimaan mahasiswa baru. Penyidik belum membuka identitas lengkap keenam orang itu. Namun posisi mereka dalam struktur kampus dikonfirmasi sudah jelas.

Peran masing-masing tersangka kini dipetakan matang. Ada yang diduga memutus kebijakan. Ada yang mengeksekusi di lapangan. Ada pula yang menerima dan mengelola uang. Pembagian peran ini jadi kunci pembuktian. Penyidik yakin jejak komunikasi antartersangka terekam kuat.

Modus Peras Ortu Calon Mahasiswa

Dilaporkan, modusnya berpola seragam. Orang tua calon mahasiswa diminta menyetor sejumlah uang. Imbalannya janji lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru. Penyetoran dilakukan lewat perantara, bukan langsung ke pejabat. Pola berlapis ini membuat jejak awal sulit dilacak.

Saksi mata dari kalangan orang tua mengaku merasa terjebak. Mereka khawatir anaknya gagal masuk kampus negeri. Kondisi psikologis itu diduga dipakai pihak tertentu untuk menekan. Uang mengalir dalam jumlah besar. Sebagian korban akhirnya melapor. Laporan itu menjadi pintu masuk penyidikan resmi.

Bukti Dikumpulkan, Pemeriksaan Digelar

Tim penyidik mengumpulkan dokumen seleksi, rekaman komunikasi, dan keterangan saksi. Aliran dana juga ditelusuri ke belakang. Barang bukti berupa uang dikonfirmasi sudah diamankan. Penyidik memastikan setiap rupiah punya jejak. Semua temuan dikawal ketat agar kuat di persidangan.

Pemeriksaan terhadap para tersangka mulai digelar. KPK menyiapkan pertanyaan tajam soal peran dan pembagian uang. Para tersangka diberi kesempatan menjelaskan. Jawaban mereka akan diuji silang dengan keterangan saksi dan bukti digital.

Investigasi Berlanjut, Tersangka Bisa Bertambah

KPK menegaskan kasus ini belum tuntas. Investigasi berlanjut ke beberapa arah. Penyidik masih mengejar kemungkinan keterlibatan pihak lain. Jumlah tersangka berpotensi bertambah seiring perkembangan penyidikan. Pihak yang menikmati keuntungan juga terus diidentifikasi satu per satu.

Langkah hukum berikutnya sudah menanti. Penyidik bisa menetapkan penahanan jika syarat terpenuhi. Larangan bepergian ke luar negeri juga bisa diterapkan. KPK bergerak cepat agar bukti tidak hilang. Semua opsi hukum diletakkan di atas meja.

Dampak Besar ke Kampus

Kasus ini memukul reputasi Unsoed. Kampus negeri ternama di Jawa Tengah kini dilanda skandal. Mahasiswa, orang tua, dan alumni menuntut transparansi penuh. Mereka meminta proses penerimaan mahasiswa baru dibersihkan total. Kepercayaan publik harus dipulihkan secepatnya.

Pengamat pendidikan menilai kasus ini pelajaran besar. Sistem seleksi yang tidak transparan membuka celah pemerasan. Digitalisasi dan pengawasan ketat jadi tuntutan mendesak. Kampus lain diimbau segera mengevaluasi mekanisme penerimaan mahasiswa barunya.

Perkembangan Menit Lalu

UPDATE terbaru menyebut penyidik masih memanggil sejumlah saksi kunci. Pemeriksaan berfokus pada aliran dana dan pembagian peran. KPK berkomitmen menuntaskan kasus ini sampai akar. Enam tersangka kini menghadapi proses hukum penuh.

Detik Ini Juga akan terus memantau perkembangan kasus ini. Setiap UPDATE akan segera disampaikan. Pantau terus halaman ini untuk informasi menit lalu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User