BREAKING: JPO Kembar Rasuna Said Masih Terpisah, Pemprov DKI Siapkan Sambungan

BARU SAJA — Dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berdampingan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, masih belum terhubung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah mewacanakan penyambu...

Aug 07, 2026 - 07:00
0 0
BREAKING: JPO Kembar Rasuna Said Masih Terpisah, Pemprov DKI Siapkan Sambungan

BARU SAJA — Dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berdampingan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, masih belum terhubung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah mewacanakan penyambungan kedua struktur tersebut untuk mengatasi kebingungan pejalan kaki.

Fakta di lapangan menunjukkan kedua JPO tersebut berdiri hanya beberapa meter terpisah, namun tidak ada jalur penghubung di antara keduanya. Kondisi ini memaksa pejalan kaki untuk turun ke trotoar dan menyeberang kembali, yang dinilai tidak efisien dan berisiko.

Detail Kondisi JPO Kembar di Rasuna Said

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, kedua JPO tersebut memiliki desain serupa namun tidak saling menyambung. Jarak pisahnya diperkirakan tidak lebih dari 5 meter, tetapi tidak ada jembatan penghubung atau tangga yang memudahkan transisi.

  • Lokasi: Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di kawasan perkantoran padat aktivitas.
  • Jarak antar JPO: Kurang dari 5 meter, namun tanpa koneksi.
  • Kondisi: Kedua jembatan dalam keadaan layak pakai, tetapi fungsinya terhambat.
  • Dampak: Pejalan kaki harus turun dan naik tangga dua kali untuk berpindah sisi.

Keberadaan JPO kembar ini sebelumnya sempat menuai kritik karena dianggap tidak terintegrasi. Banyak pengguna jalan melaporkan bahwa mereka harus memutar arah atau menyeberang di zebra cross yang tidak aman.

Wacana Penyambungan dari Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga kini tengah mengkaji opsi penyambungan kedua JPO tersebut. Rencana ini muncul setelah banyaknya keluhan dari pekerja kantoran dan warga sekitar yang merasa jembatan tersebut tidak fungsional.

Seorang pejabat Dinas Bina Marga yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa kajian teknis sedang berjalan. “Kami sudah meninjau lokasi. Secara struktur, penyambungan memungkinkan, tetapi perlu kajian lebih lanjut terkait lalu lintas dan estetika,” ujarnya kepada wartawan.

  • Opsi desain: Menambahkan platform penghubung di antara kedua jembatan.
  • Estimasi waktu: Proses kajian ditargetkan selesai dalam 2-3 bulan ke depan.
  • Anggaran: Belum diumumkan, namun diperkirakan membutuhkan dana tidak sedikit.
  • Izin: Perlu koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kementerian PUPR.

Wacana ini disambut positif oleh warga dan pekerja di sekitar Rasuna Said. Mereka berharap penyambungan segera terealisasi agar mobilitas lebih aman dan nyaman.

Kronologi dan Perkembangan Terkini

Keberadaan kedua JPO tersebut sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum ada integrasi. Pada bulan lalu, sejumlah warga sempat mengadukan masalah ini melalui media sosial, yang kemudian viral dan menarik perhatian pemprov.

Menit lalu, Dinas Bina Marga mengonfirmasi bahwa tim survei telah melakukan pengukuran di lokasi. Mereka juga mempertimbangkan pemasangan lift atau ramp untuk aksesibilitas penyandang disabilitas.

  • Tanggal survei: Dilakukan pada awal pekan ini.
  • Partisipasi publik: Warga diundang memberikan masukan melalui kanal resmi.
  • Target pembangunan: Jika disetujui, konstruksi bisa dimulai tahun depan.

Belum ada kepastian kapan penyambungan dimulai, namun pemprov berjanji akan transparan. Sementara itu, pejalan kaki diimbau tetap berhati-hati dan menggunakan fasilitas yang ada.

Konteks Lebih Luas: JPO di Jakarta

Kasus JPO kembar ini menjadi sorotan karena mencerminkan masalah perencanaan infrastruktur di Jakarta. Banyak JPO lain yang juga tidak terintegrasi dengan moda transportasi umum atau stasiun.

Pemprov DKI sendiri telah menargetkan pembangunan JPO yang lebih ramah pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Namun, realisasi di lapangan masih jauh dari harapan.

  • JPO lain: Beberapa JPO di Sudirman-Thamrin juga memiliki masalah serupa.
  • Rencana induk: DKI sedang menyusun masterplan pejalan kaki hingga 2030.
  • Anggaran prioritas: Penyambungan JPO Rasuna Said masuk daftar prioritas.

Kami akan terus memantau perkembangan ini. Jika ada konfirmasi baru dari Pemprov DKI, akan segera kami update.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User