Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Retak 30 Meter di Tepi Jurang

BREAKING NEWS — Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi BARU SAJA dilaporkan mengalami retakan parah sepanjang 30 meter tepat di dekat jurang. Kondisi ini memicu status siaga darurat ...

BREAKING: Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Retak 30 Meter di Tepi Jurang

BREAKING NEWS — Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi BARU SAJA dilaporkan mengalami retakan parah sepanjang 30 meter tepat di dekat jurang. Kondisi ini memicu status siaga darurat di jalur vital tersebut.

Kronologi dan Lokasi Retakan

Retakan dilaporkan pertama kali oleh pengguna jalan yang melintas pada dini hari. Saksi mata menyebut bunyi berderit dan permukaan aspal yang amblas ke arah jurang. BPBD Jember dikonfirmasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

  • Panjang retakan: 30 meter
  • Lokasi: dekat jurang, jalur Gumitir
  • Status: siaga darurat, evakuasi pengguna jalan
  • Penanganan: BPBD Jember melakukan asesmen cepat

Respon Cepat BPBD Jember

Tim BPBD Jember MENIT LALU tiba di lokasi. Mereka memasang garis polisi dan membatasi akses kendaraan berat. "Kami prioritaskan keselamatan pengguna jalan. Retakan terus dipantau," ujar petugas di lapangan.

Rekayasa lalu lintas diberlakukan. Kendaraan dari arah Jember dialihkan sementara. Antrean panjang dilaporkan terjadi di kedua sisi jalur.

Dampak dan Imbauan

Jalur Gumitir merupakan urat nadi logistik Jawa Timur bagian timur. Retakan ini berpotensi memutus distribusi barang. Pengendara diminta waspada dan mengurangi kecepatan.

BPBD Jember mengimbau pengguna jalan mencari jalur alternatif. Perkembangan situasi akan diupdate secara berkala.

UPDATE: Belum ada laporan korban jiwa. Petugas masih melakukan penanganan intensif di lokasi. Tetap ikuti berita terkini hanya di Beritatercepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User