Oct 10, 2026
breaking

Bobby Nasution Ungkap Jaksa Minta Uang ke Kepala Sekolah, Kejati Sumut Beri Sanksi

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka fakta mengejutkan tentang praktik pungutan liar di lingkungan pendidikan. Ia mengaku pernah menerima laporan langsung dari kepala sekolah soal ...

Bobby Nasution Ungkap Jaksa Minta Uang ke Kepala Sekolah, Kejati Sumut Beri Sanksi

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka fakta mengejutkan tentang praktik pungutan liar di lingkungan pendidikan. Ia mengaku pernah menerima laporan langsung dari kepala sekolah soal permintaan uang oleh oknum jaksa saat dirinya masih menjabat Wali Kota Medan.

Pengakuan itu disampaikan Bobby dalam sebuah forum resmi. Ia menyebut sejumlah kepala sekolah mendatanginya dengan keluhan serius terkait permintaan dana yang membebani operasional sekolah.

"Ada kepala sekolah yang mengadu ke saya. Mereka dimintai uang oleh oknum jaksa," ujar Bobby, dikonfirmasi dari sejumlah sumber terverifikasi.

Menanggapi hal itu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bergerak cepat. Pihak Kejati memastikan oknum yang dimaksud telah diberikan sanksi internal sesuai aturan yang berlaku.

Konfirmasi Kejati Sumut

Asisten Pembinaan Kejati Sumut membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan pihaknya tidak tinggal diam begitu informasi masuk ke meja pimpinan.

"Oknum tersebut sudah kami sanksi. Prosesnya berjalan sesuai mekanisme kepegawaian," jelasnya, menegaskan komitmen lembaga membersihkan internal.

Kejati tidak mengungkap identitas oknum maupun bentuk sanksi secara rinci. Namun dipastikan yang bersangkutan tidak lagi menjalankan tugas di posisi semula.

Poin Kunci Pengakuan Bobby

  • Pengakuan muncul saat Bobby menjabat Wali Kota Medan periode sebelumnya
  • Kepala sekolah mengadu langsung, merasa terbebani permintaan uang
  • Kejati Sumut mengonfirmasi dan menyatakan oknum sudah disanksi
  • Identitas oknum dan jenis sanksi belum diungkap ke publik
  • Kasus diduga terkait proses hukum atau administrasi di sekolah

Sejumlah kepala sekolah yang enggan disebut namanya mengaku lega kasus ini akhirnya terungkap. Mereka berharap tidak ada lagi praktik serupa di masa mendatang.

"Kami hanya ingin menjalankan tugas mendidik tanpa tekanan," kata salah satu kepala sekolah, dikonfirmasi terpisah.

Respons Publik dan Dampak

Pengungkapan ini memicu perhatian luas. Kalangan pengamat pendidikan menilai perlu ada pengawasan ketat terhadap oknum aparat yang masuk ke lingkungan sekolah.

Transparansi penanganan menjadi sorotan. Publik menunggu apakah sanksi yang diberikan sebanding dengan dampak yang ditimbulkan.

Kejati Sumut memastikan pengawasan internal diperketat. Setiap laporan serupa, kata mereka, akan ditindaklanjuti tanpa pandang bulu.

Sementara itu, Bobby Nasution menegaskan komitmennya memberantas pungutan liar di Sumut. Ia mengajak masyarakat melapor jika menemukan praktik serupa.

"Jangan takut melapor. Kita semua harus bersih," tegasnya.

Perkembangan kasus ini masih berlanjut. Beritatercepat akan terus memantau setiap update dari pihak berwenang.

Update: Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal nasib oknum jaksa selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User